Internationalmedia.co.id – News – Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Iran melancarkan serangkaian serangan rudal ke wilayah Israel. Tak butuh waktu lama, militer Israel langsung merespons dengan melancarkan serangan balasan yang menargetkan peluncur rudal milik Iran, mengonfirmasi siklus eskalasi yang berkelanjutan.
Insiden terbaru ini, yang dilaporkan oleh AFP pada Selasa (10/3/2023), terjadi pada Senin malam waktu setempat. Militer Israel mengonfirmasi telah mendeteksi peluncuran rudal dari Iran dan segera mengaktifkan sistem pertahanan udara untuk mencegat ancaman tersebut. Serangan tersebut sontak memicu sirene peringatan serangan udara di berbagai wilayah Israel, memaksa warga untuk segera mencari perlindungan di bunker dan tempat-tempat aman lainnya.

Meski demikian, layanan darurat Magen David Adom melaporkan bahwa tidak ada korban jiwa yang tercatat akibat gelombang serangan rudal Iran tersebut. Menanggapi provokasi ini, militer Israel menegaskan telah "menyerang peluncur rudal yang bertanggung jawab meluncurkan rudal ke arah Israel beberapa saat sebelumnya," menandakan respons yang cepat dan terarah.
Serangan balasan Israel ini bukanlah yang pertama dalam sehari. Sebelumnya, pada hari yang sama, Israel telah mengumumkan "gelombang serangan luas" terhadap Teheran, yang disebut sebagai serangan kedua yang dilancarkan pada Senin. Situasi ini menunjukkan eskalasi serius dalam konflik regional yang telah berlangsung lama. Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan terkini di Timur Tengah, pembaca dapat mengikuti liputan eksklusif di internationalmedia.co.id.

