Tuesday, 05 March 2024

Search

Tuesday, 05 March 2024

Search

Inter Milan Mantap di Puncak Klasemen

Lautaro Martinez berusaha melewati pengawalan pemain Fiorentina.

FIRENZE – Inter Milan meraih kemenangan 1-0 atas tuan rumah Fiorentina yang berlangsung di Artemio Franchi, Senin (29/1) dinihari WIB.  Kemenangan Inter ditentukan oleh Lautaro Martinez pada menit ke-14.

Berkat kemenangan ini, Inter Milan mantap di puncak klasemen Liga Italia dengan 54 poin dari 21 pertandingan. Sementara Fiorentina ada di urutan kelima dengan 34 poin.

Laga antara Fiorentina kontra Inter sebenarnya berjalan sengit. Fiorentina sempat mendapat peluang emas untuk menyamakan kedudukan usai wasit memberi penalti pada menit ke-75. Wasit menunjuk titik putih usai VAR menyatakan kiper Yann Sommer melanggar M’Bala Nzola saat mencoba menghalau bola.

Namun, Nico Gonzalez yang maju sebagai eksekutor gagal menuntaskannya jadi gol. Tendangannya terlalu lemah dan dengan mudah diantisipasi oleh Sommer.

Inter kabarnya memang sudah mempelajari para algojo penalti Fiorentina. “Tadi situasi yang sulit. Saya yakin saya menyentuhnya (bola) lebih dulu, wasit memutuskan seperti ini. Kami banyak belajar sebelum pertandingan, jadi kami tahu sedikit apa yang akan dilakukan pemain depan lawan dan kami siap,” kata Sommer kepada DAZN.

Ini jadi clean sheet ke-18 Sommer di semua kompetisi musim ini bersama Inter. Pertahanan Inter memang disebut salah satu yang terbaik.  “Kami tidak berpikir terlalu jauh, tapi ini kerja keras tim, bagaimana kami bertahan dengan semangat tinggi dan kualitas, itulah kenapa kami punya banyak clean sheet musim ini,” kata Sommer.

Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi senang melihat performa timnya. Tapi, kebiasaan buruk Nerazzurri masih saja muncul, yakni membuang peluang.

Di laga itu Inter banyak ditekan oleh Fiorentina karena cuma menguasai 46 persen ball possesion dan cuma melepaskan delapan attempts. Sementara Fiorentina punya 14 attempts yang sebagian besar bisa diamankan oleh Sommer.

Meski demikian, Inter lagi-lagi membuang peluang terutama di babak pertama lewat Marcus Thuram yang punya kesempatan bikin gol. “Setelah unggul, kami punya banyak peluang yang harusnya bisa kami maksimalkan lebih baik, termasuk satu yang diselamatkan dengan baik oleh Terracciano. Setelah jeda, kami banyak melakukan serangan balik yang memang jadi kelebihan kami,” ujar Inzaghi kepada DAZN.

Walau demikian  ia tetap memuji performa pemainnya. “Meski demikian, saya sudah kehabisan kata-kata untuk memuji para pemain, karena kami menang 17 kali dari 21 laga, bikin 50 gol dan cuma kebobolan 10 gol. Saya cuma bisa mengapresiasi mereka. Semua laga sama sulitnya, khususnya di Florence menghadapi tim hebat seperti Fiorentina. Ini adalah fase yang sangat penting musim ini,” ujarnya.

Ini juga merupakan hasil yang sangat luar biasa mengingat Inter kehilangan Hakan Calhanoglu dan Nicoló Barella yang terkena larangan bermain, sehingga mereka harus merombak lini tengah mereka sepenuhnya.

“Kristjan Asllani tampil luar biasa, namun saya tidak meragukannya. Saya tidak yakin apakah dia memerlukan satu tahun lagi untuk berkembang, namun dia 100 persen menjadi bagian dari skuad dan selalu berlatih dengan baik. Pelatih mana pun beruntung bisa bekerja dengan pemain seperti ini dan saya senang dia memberikan asist untuk gol Lautaro. Dia sudah lama tidak bermain selama 95 menit, jadi itu menunjukkan kepada Anda seberapa baik dia berlatih untuk tetap bugar,” kata Inzaghi.

Terkait persaingan meraih scudetto, ia mengatakan timnya hanya ingin fokus ke setiap laga.  “Kami menjalani pertandingan satu per satu, kami tidak membuat tabel palsu.

Kami baru saja menyelesaikan dua pertandingan besar Supercoppa, saya memberi para pemain dua hari libur untuk beristirahat, karena mereka pantas mendapatkannya,” katanya.

Khusus untuk Lautaro, ia kini  menyamai rekor gol Mauro Icardi. Keduanya sudah mengoleksi 124 gol saat bersegaram La Beneamata. Icardi melakukannya dalam 219 pertandingan.

Kini ia tak lagi berkostum biru hitam. Artinya jumlah golnya bertahan di situ. Sementara Lautaro masih terus bersama Inter. Ia mencapai jumlah gol tersebut dalam 266 laga. “Lautaro kini berada di urutan kedelapan sebagai pencetak gol terbanyak Inter bersama Icardi,” tambahan laporan dari Football Italia.

Selanjutnya,  Inter Milan menjamu Juventus di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (5/2). Sebuah duel bertajuk Derby d’Italia. Siapa pun pemenangnya langsung berada di singgasana. Menarik dinantikan bagaimana partai tersebut berlangsung. Laga penuh ketegangan di dalam dan di luar lapangan.***

Vitus DP

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media