Thursday, 18 April 2024

Search

Thursday, 18 April 2024

Search

Hikmahbudhi Mengadu ke Jokowi soal Mafia Tanah yang Tutup Akses ke Vihara

Ketum Hikmahbudhi, Wiryawan (istimewa)


JAKARTA — Ketum PP Hikmahbudhi, Wiryawan, menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, untuk mengadukan ulah mafia tanah yang menutup jalan, akses ke Vihara Amurva Bhumi di Jakarta.

“Kami tadi menyampaikan terkait dengan persoalan Vihara yang kemudian bermasalah dengan mafia tanah. Tadi kami sampaikan ke beliau. Untuk bisa bersama-sama menyelesaikan persoalan ini secepatnya,” kata Wiryawan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (27/2) lalu.

Wiryawan mengatakan,  akses jalan ke Vihara Amurva Bhumi, di Sudirman, Jakarta Selatan, ditutup.

“Jadi akses jalan ke vihara ini ditutup karena tanahnya yang menjadi akses menuju vihara disengketakan. Kita juga sudah mengadvokasi ini sejak lama,” ujar Wiryawan.

Dia mengatakan bahwa Vihara Amurva Bhumi sudah menjadi cagar budaya sesuai dengan keputusan yang dikeluarkan Pemprov DKI. Vihara Amurva Bhumi sudah ada sejak sebelum kemerdekaan.

Presiden  Jokowi menunjuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menyelesaikan masalah tersebut secepatnya.

“Jadi kami memang pas sekali lah. Pas sekali karena beliau ada di sini jadi beliau juga menyampaikan untuk bisa berkoordinasi, berkomunikasi dengan intens dengan Bapak Kapolri untuk penyelesaian sengketa ini,” ujar Wiryawan.

Sementara itu, tokoh  Budhis Adian Radiatus mengatakan, hampir dua tahun ini umat Vihara Amurva Bhumi resah ketika PT. Danataru Jaya melayangkan gugatan atas lahan yang menjadi akses masuk ke vihara. Penggugat mengaku memiliki SHGB atas tanah tersebut.

Umat lebih resah lagi setelah pihak PT Danataru Jaya dimenangkan pihak pengadilan baik di Tingkat Pengadilan Negeri dan juga Pengedilan Tinggi.

“Sangat ironis dan menyayat perasaan keadilan umat Buddha tak hanya di Vihara ini saja, tetapi juga lainnya serta mengejutkan berbagai kalangan tokoh agama, “ ujr Adian.

Wakil Menteri ATR/BPN,  Raja Juli Antoni, sempai mengunjungi Vihara ini dan memberikan dukungan penuh dengan memberikan rekomendasi dan dokumen hukum atas lahan tersebut.

Undang Jokowi  
Hikmahbudhi juga mengundang Presiden Jokowi untuk menghadiri Kongres XII Himpunan Mahasiswa Buddhis seluruh Indonesia pada 27-31 Maret 2024. Kepala Negara akan membuka kongres tersebut. mei

Sukris Priatmo

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media