Kereta gantung di salah satu destinasi wisata favorit Lisbon, Portugal, mengalami kecelakaan mengerikan. Internationalmedia.co.id melaporkan setidaknya 15 orang tewas dan 18 lainnya luka-luka dalam insiden nahas tersebut. Wali Kota Lisbon, Carlos Moedas, menyebutnya sebagai "tragedi yang belum pernah terjadi sebelumnya". Semua korban, termasuk warga negara asing, telah berhasil dievakuasi dari puing-puing. Identitas para korban masih dirahasiakan.
Kecelakaan terjadi Rabu sore sekitar pukul 18.15 waktu setempat di jalur kereta gantung yang terjal dekat Liberty Avenue. Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan kereta gantung hancur berkeping-keping setelah menghantam sebuah gedung. Satu kereta gantung lain berhenti beberapa meter dari rel, sementara para wisatawan menyaksikan kejadian tragis tersebut dengan tak percaya.

Saksi mata mengungkap kereta gantung yang berkapasitas sekitar 40 orang itu melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menghantam gedung. "Kereta itu menabrak gedung dengan sangat keras dan hancur seperti kardus; remnya tak berfungsi," ujar seorang saksi mata kepada saluran televisi SIC.
Operator transportasi umum Lisbon, Carris, menyatakan telah menjalankan semua protokol pemeliharaan. Kepala Carris, Pedro Bogas, menegaskan semua prosedur pemeliharaan, baik yang dilakukan setiap empat tahun (terakhir 2022) maupun setiap dua tahun (terakhir 2024), telah dijalankan sesuai standar. Namun, pihak berwenang Lisbon telah membuka penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut ini.

