Paris – Sebuah insiden kebakaran hebat mengguncang resor ski mewah Courchevel di Pegunungan Alpen Prancis, melanda Hotel des Grandes Alpes, sebuah properti bintang lima yang prestisius, pada Selasa (27/1) malam waktu setempat. Peristiwa ini memicu evakuasi puluhan, bahkan ratusan orang dari lokasi kejadian. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa api mulai berkobar sekitar pukul 19.00 waktu setempat.
Otoritas prefektur wilayah Savoie mengonfirmasi bahwa titik awal api berasal dari bagian loteng hotel. Syukurlah, dalam pernyataan resmi yang dilansir oleh Reuters, tidak ada korban luka yang dilaporkan akibat insiden ini. Pernyataan tersebut diperoleh internationalmedia.co.id dari sumber otoritas setempat pada Rabu (28/1).

Meskipun jumlah pasti tamu dan staf saat kejadian belum dirinci, lebih dari 90 orang berhasil dievakuasi dari Hotel des Grandes Alpes semalam. Tidak hanya itu, Hotel Le Lana, yang berada di dekat lokasi kebakaran, juga turut dievakuasi pada Rabu (28/1) pagi. Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan mengingat risiko imbas dari kebakaran yang masih berlangsung, melibatkan hampir 200 tamu Hotel Le Lana. Para tamu dan staf dari kedua hotel tersebut kini telah mengungsi ke beberapa hotel lain di sekitar area.
Untuk mengatasi kobaran api, sebanyak 131 petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Mereka bekerja keras memadamkan api yang melalap Hotel des Grandes Alpes. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran di hotel mewah tersebut masih dalam penyelidikan dan belum dapat dipastikan.
Insiden ini terjadi di tengah pengawasan ketat terhadap langkah-langkah keselamatan di wilayah tersebut. Hal ini menyusul tragedi kebakaran mematikan di sebuah bar di resor Crans-Montana, Swiss, pada Malam Tahun Baru sebelumnya, yang menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya, mayoritas remaja. Peristiwa di Courchevel ini kembali menyoroti pentingnya standar keamanan yang tinggi, terutama di destinasi wisata yang ramai pengunjung.

