Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Ancaman Perdana Menteri Modi: India Tahan Aliran Air ke Pakistan?
Trending Indonesia

Ancaman Perdana Menteri Modi: India Tahan Aliran Air ke Pakistan?

GunawatiBy Gunawati07-05-2025 - 04.00Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Ancaman Perdana Menteri Modi: India Tahan Aliran Air ke Pakistan?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan pernyataan mengejutkan dari Perdana Menteri India, Narendra Modi, yang mengancam akan menghentikan aliran air dari India ke Pakistan. Pernyataan kontroversial ini disampaikan beberapa hari setelah India menangguhkan Perjanjian Perairan Indus, perjanjian berusia 65 tahun yang mengatur pembagian air Sungai Indus, sungai vital bagi Pakistan. "Air India dulu mengalir ke luar, kini akan mengalir untuk India," tegas Modi dalam pidatonya di New Delhi. Pernyataan ini menimbulkan ketegangan baru di antara kedua negara yang sudah memanas.

Pakistan telah memberikan peringatan keras, menyebut tindakan tersebut sebagai "tindakan perang". Meskipun Modi tidak secara spesifik menyebut Pakistan, pidatonya muncul setelah New Delhi menuduh Islamabad mendukung serangan terhadap wisatawan di Kashmir. Tuduhan ini memicu serangkaian ancaman dan tindakan balasan diplomatik. Pakistan membantah tuduhan tersebut, dan kedua negara terlibat baku tembak di sepanjang Garis Kontrol di Kashmir sejak 24 April.

Ancaman Perdana Menteri Modi: India Tahan Aliran Air ke Pakistan?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sekjen PBB, Antonio Guterres, bahkan menyatakan hubungan India-Pakistan telah mencapai "titik didih", menyerukan kedua negara untuk menahan diri dan menghindari perang. Sementara itu, Pakistan menuduh India telah mengubah aliran Sungai Chenab, salah satu sungai yang berada di bawah kendali Pakistan berdasarkan perjanjian yang kini ditangguhkan. Kazim Pirzada, Menteri Irigasi Punjab Pakistan, menyatakan telah terjadi perubahan aliran sungai yang tidak wajar, mengancam pertanian di Punjab, yang merupakan pusat pertanian Pakistan.

Dampaknya akan sangat terasa di daerah dengan sedikit alternatif sumber air. Laporan dari Institut Jinnah, lembaga pemikir Pakistan, menyebutkan perubahan aliran air besar-besaran dari India pada 26 April. Sungai Indus, salah satu sungai terpanjang di Asia, mengalir melewati wilayah sengketa Kashmir, menambah sensitivitas situasi ini. Ancaman Modi untuk menggunakan air sebagai senjata bukanlah hal baru, mengingat pernyataannya serupa pada 2016. Namun, situasi ini juga menyoroti ketergantungan India pada China, yang mengendalikan hulu Sungai Brahmaputra.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Trump Umumkan Perang Iran Tuntas Lebih Cepat

10-03-2026 - 23.15

Pangkalan AS Israel Diserang Rudal Iran Gelombang Terbaru

10-03-2026 - 23.00

Pukulan Telak AS ke Jantung Rudal Iran

10-03-2026 - 21.45

Panggilan Penting Putin ke Trump Nasib Perang Iran Dipertaruhkan

10-03-2026 - 21.30

Keputusan Iran Picu Kemarahan Trump

10-03-2026 - 21.15

Peringatan Misterius Iran untuk Trump

10-03-2026 - 21.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.