Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Serangan Udara AS di Yaman: Korban Jiwa Membengkak
Trending Indonesia

Serangan Udara AS di Yaman: Korban Jiwa Membengkak

GunawatiBy Gunawati21-04-2025 - 09.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Serangan Udara AS di Yaman: Korban Jiwa Membengkak
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Informasi dari Internationalmedia.co.id menyebutkan bahwa serangan udara Amerika Serikat (AS) di Yaman kembali menimbulkan korban jiwa. Kelompok Houthi melaporkan setidaknya 12 warga sipil tewas dan 30 lainnya luka-luka akibat serangan yang terjadi di Sana’a, ibu kota Yaman. Insiden memilukan ini terjadi di sebuah pasar dan permukiman di distrik Farwa.

Kantor berita Saba, yang dikelola Houthi, mengutip pernyataan kementerian terkait, menyebut serangan tersebut terjadi pada malam hari. Saba juga melaporkan serangan lain di beberapa wilayah, termasuk provinsi Marib, Hodeida, dan Saada. Serangan-serangan ini terjadi hampir setiap hari selama sebulan terakhir, dengan AS menargetkan kelompok Houthi yang dituduh menyerang pengiriman internasional di Teluk.

Serangan Udara AS di Yaman: Korban Jiwa Membengkak
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sebelumnya, serangan di pelabuhan minyak Ras Issa pada Kamis lalu telah menewaskan 80 orang dan melukai 150 orang, menurut laporan kelompok Houthi. Serangan-serangan ini telah memicu keprihatinan internasional, termasuk dari Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres. Meskipun Guterres mengecam serangan AS, ia juga meminta Houthi untuk menghentikan serangan rudal mereka terhadap Israel dan pengiriman barang ke Teluk. Serangan Houthi sendiri dipicu oleh solidaritas dengan Hamas dalam konfliknya dengan Israel di Gaza. Intensitas serangan AS meningkat sejak Presiden Donald Trump menjabat pada tahun ini, dengan serangan pertama dimulai pada Januari 2024. Konflik ini terus berlanjut, menimbulkan pertanyaan besar tentang masa depan Yaman.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Tiga Saudara Terduga Dalang Bom Kedubes AS di Oslo Terungkap

12-03-2026 - 03.45

Gaji Dipotong WFH Jadi Normal Efek Perang Iran

12-03-2026 - 03.30

Spanyol Ambil Sikap Tegas Terhadap Israel

12-03-2026 - 03.00

Drama Pagi di Gedung Putih AS

11-03-2026 - 23.30

Mojtaba Khamenei Dikabarkan Cedera Iran Buka Suara

11-03-2026 - 23.15

AS Minta Warga Tinggalkan Hormuz Ancaman Serangan Baru

11-03-2026 - 23.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.