Internationalmedia.co.id – News – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian baru-baru ini mengungkap instruksi tegas dari Presiden terpilih Prabowo Subianto terkait penataan wajah kota di Indonesia. Prabowo, yang berambisi mewujudkan konsep ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di seluruh pelosok negeri, berencana mengumpulkan seluruh kepala daerah pada akhir bulan ini untuk membahas isu krusial tersebut, khususnya terkait maraknya spanduk promosi yang dinilai mengganggu estetika kota.
Dalam sambutannya di acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi, Makassar, Jumat (18/9/2026), Tito membeberkan keprihatinan Presiden. Prabowo menyoroti bagaimana kota-kota dengan potensi keindahan luar biasa, seperti Bali, sebagian wilayah Sulawesi Selatan, hingga Bogor, kini terlihat semrawut akibat menjamurnya spanduk promosi yang tidak tertata. "Sangat disayangkan, kota-kota yang sebetulnya bagus seperti Bali, Sulawesi Selatan, bahkan Bogor, menjadi berantakan karena spanduk promosi yang bertebaran di mana-mana," ujar Tito, sembari membandingkan dengan negara-negara maju yang tidak lagi menggunakan metode promosi serupa.

Tito melanjutkan, Bali sebagai destinasi wisata dunia seharusnya bebas dari pemandangan spanduk liar. Ia mengemukakan bahwa sudah saatnya daerah beralih ke media promosi yang lebih modern dan tertata, seperti baliho atau videotron, sebagaimana yang telah diterapkan di Jakarta, Semarang, dan Bandung. "Di Bali, destinasi wisata dunia yang indah, namun sayangnya masih banyak spanduk promosi yang dipasang sembarangan. Seharusnya ada regulasi ketat, dengan memanfaatkan baliho atau videotron yang terpusat," tegasnya, menambahkan bahwa pemasangan iklan di videotron juga dapat menjadi sumber pendapatan daerah.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Presiden Prabowo telah memberikan instruksi langsung kepada Mendagri Tito untuk segera menggelar pertemuan besar. Acara yang dijadwalkan berlangsung akhir bulan ini di Sentul, Bogor, Jawa Barat, akan menjadi forum penting bagi seluruh pimpinan daerah.
Tito menjelaskan, pertemuan tersebut tidak hanya akan dihadiri oleh seluruh kepala daerah, tetapi juga pimpinan Ketua DPRD, Kapolda, Kapolres, Pangdam, Danrem, Dandim, serta perwakilan Kejaksaan setempat. "Ini adalah upaya untuk menjelaskan secara komprehensif mengenai visi Indonesia ASRI yang dicanangkan Presiden," pungkas Tito. Ia menekankan bahwa instruksi dari Presiden Prabowo telah disampaikan berulang kali, mengindikasikan prioritas tinggi terhadap upaya penataan dan peningkatan kualitas lingkungan perkotaan di seluruh Indonesia.
