Sebuah insiden kebakaran hebat melanda area parkir pabrik PT RCL Travelware Indonesia yang berlokasi di Jalan Raya Demak-Kudus, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, pada Rabu siang. Peristiwa nahas ini mengakibatkan sedikitnya 20 unit sepeda motor hangus terbakar, menyisakan kerangka besi. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, api yang bermula dari ledakan satu unit motor dengan cepat menjalar ke kendaraan lainnya, menciptakan pemandangan mencekam.
Komandan Regu Damkar Demak, Muh Imron, menjelaskan kepada internationalmedia.co.id bahwa pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 13.32 WIB. "Betul tadi sekitar pukul 13.32 WIB kami mendapat informasi dari salah satu karyawan PT RCL ada kejadian kebakaran di lingkungan PT RCL. Yang terbakar unit motor di area parkir," ujar Imron saat diwawancarai di Mako Damkar Demak.

Imron menambahkan, pemicu kebakaran diduga berasal dari satu unit sepeda motor yang tiba-tiba meledak. Ledakan tersebut kemudian memicu kobaran api yang dengan cepat merembet ke puluhan motor lain di sekitarnya. "Untuk informasi sementara kronologi kebakaran karena salah satu unit motor itu meledak. Untuk jumlah unit motor yang terbakar tadi kami hitung itu berjumlah 20 unit kendaraan bermotor, kondisinya hangus semua, terbakar semua tinggal rangka kendaraan bermotor," paparnya, menggambarkan kondisi kendaraan yang ludes dilalap si jago merah.
Beruntungnya, proses pemadaman api berlangsung relatif cepat dan tanpa kendala berarti. Imron mengapresiasi kesigapan karyawan PT RCL yang telah berupaya memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Alat Pemadam Api Berat (APAB) sebelum tim Damkar tiba di lokasi. "Untuk proses pemadamannya cukup cepat karena sampai di sana itu api sudah berusaha dipadamkan pakai APAR dan APAB yang dimiliki oleh RCL. Jadi kami sampai di sana cukup melokalisir dan melaksanakan pendinginan," terang Imron.
Insiden ini menjadi peringatan penting akan potensi bahaya kebakaran di area parkir, terutama di lingkungan industri. Meskipun tidak ada korban jiwa dilaporkan, kerugian material akibat hangusnya 20 motor ini diperkirakan cukup besar. Pihak berwenang masih terus menyelidiki penyebab pasti ledakan motor pemicu kebakaran tersebut.
