Internationalmedia.co.id – News – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan sikapnya yang tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Keputusan ini akan tetap berlaku hingga Teheran bersedia menyepakati perjanjian damai yang mengakhiri konflik berkepanjangan. Pernyataan tegas ini disampaikannya baru-baru ini, menyoroti dampak ekonomi masif yang ditimbulkan oleh blokade tersebut.
Melalui platform media sosialnya, Trump secara eksplisit menyatakan, "BLOKADE, yang tidak akan kami cabut sampai ada ‘KESEPAKATAN,’ benar-benar menghancurkan Iran." Ia mengklaim bahwa Teheran mengalami kerugian finansial yang fantastis, mencapai $500 juta setiap hari. "Angka ini tidak berkelanjutan, bahkan dalam jangka pendek," tambahnya. Kondisi ini diperparah dengan terhentinya lalu lintas di Selat Hormuz, jalur pelayaran vital, akibat blokade terpisah yang diberlakukan baik oleh Washington maupun Teheran.

Di tengah ketegangan, upaya diplomatik tetap berjalan. Sebuah delegasi Amerika Serikat dilaporkan telah bertolak ke Pakistan untuk memulai putaran kedua negosiasi dengan perwakilan Iran. Langkah ini diharapkan dapat membuka jalan menuju solusi damai, meskipun Trump tetap skeptis terhadap hasil yang cepat.
Gencatan senjata antara AS dan Iran, yang dimulai pada 7 April dan dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, berada di ujung tanduk. Trump secara terang-terangan menyatakan bahwa sangat tidak mungkin ia akan memperpanjang kesepakatan tersebut jika negosiasi di Pakistan gagal mencapai titik temu. "Saya tidak akan terburu-buru membuat kesepakatan yang buruk. Kita punya banyak waktu," tegasnya, menunjukkan kesabarannya namun juga ketegasannya dalam mencapai hasil yang diinginkan.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan eskalasi konflik jika negosiasi menemui jalan buntu, Trump tidak ragu menjawab, "Jika tidak ada kesepakatan, saya tentu akan memperkirakannya." Pernyataan ini mengindikasikan bahwa prospek pertempuran kembali terbuka lebar jika tidak ada resolusi damai yang tercapai antara kedua belah pihak. Untuk informasi lebih lanjut mengenai dinamika ketegangan AS-Iran, kunjungi internationalmedia.co.id.
