Kapal induk terbaru dan terbesar milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), USS Gerald R. Ford, kini kembali mengarungi lautan setelah menjalani serangkaian perbaikan pasca-insiden kebakaran. Kapal perang bertenaga nuklir raksasa ini dinyatakan siap penuh untuk menjalankan berbagai misi. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa kembalinya Ford menandai kesiapan operasional penuh dalam mendukung tujuan nasional di berbagai area operasi, demikian pernyataan resmi Angkatan Laut AS yang dirilis baru-baru ini.
Insiden kebakaran yang menimpa kapal induk kelas Ford ini terjadi pada 12 Maret lalu, saat USS Gerald R. Ford tengah beroperasi di Laut Merah. Pada waktu itu, Ford merupakan bagian integral dari Operasi Epic Fury, sebuah misi penting yang ditujukan untuk menghadapi Iran. Kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan yang memerlukan penarikan kapal dari garis depan.

Laksamana Daryl Caudle, Kepala Operasi Angkatan Laut AS, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh awak kapal Ford atas dedikasi dan kecepatan mereka dalam memadamkan api. "Mereka berjuang memadamkan api, dan mulai melakukan sorti penerbangan dua hari setelah itu. Saya sangat bangga dengan awak kapal tersebut," ujar Laksamana Caudle, menyoroti respons luar biasa yang memungkinkan kapal kembali beroperasi dalam waktu singkat pasca-insiden.
Setelah insiden tersebut, USS Gerald R. Ford sempat ditarik dari operasi melawan Iran. Kapal ini kemudian dikirim ke Yunani, tepatnya di Teluk Souda di Pulau Kreta, untuk menjalani perbaikan intensif pada ruang sandar yang mengalami kerusakan. Usai rampung di pangkalan AS tersebut, Ford melanjutkan perjalanannya ke pelabuhan Kroasia untuk periode istirahat dan relaksasi selama lima hari, sebelum kembali berlayar dan dinyatakan siap tempur.
Laksamana Caudle juga mengungkapkan bahwa penempatan USS Gerald R. Ford, yang dimulai sejak keberangkatannya dari pangkalan asalnya di Norfolk, Virginia, pada akhir Juni tahun lalu, akan diperpanjang. Durasi misi akan mencapai bulan ke-11, sebuah langkah yang disebutnya akan "memecahkan rekor" penempatan kapal induk AS, menunjukkan komitmen dan kapabilitas operasional yang luar biasa dari kapal perang tercanggih ini.

