Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Suara Panik ATC Sebelum Tragedi LaGuardia
Trending Indonesia

Suara Panik ATC Sebelum Tragedi LaGuardia

GunawatiBy Gunawati24-03-2026 - 18.30Tidak ada komentar4 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Suara Panik ATC Sebelum Tragedi LaGuardia
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sebuah insiden tragis mengguncang Bandara LaGuardia, New York, Amerika Serikat, ketika pesawat Air Canada dengan nomor penerbangan AC8646 bertabrakan dengan truk pemadam kebakaran di landasan pacu. Kecelakaan ini merenggut nyawa kedua pilot dan menyebabkan puluhan penumpang terluka. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, rekaman audio dari menara pengontrol lalu lintas udara (ATC) bandara kini mengungkap momen-momen krusial sebelum tragedi memilukan tersebut terjadi.

Dalam rekaman yang kini menjadi sorotan, suara panik seorang petugas ATC terdengar jelas, berteriak, "Truk satu, berhenti, berhenti, berhenti!" hanya beberapa detik sebelum tabrakan tak terhindarkan. Truk pemadam kebakaran itu, menurut Kathryn Garcia, Direktur Eksekutif Otoritas Pelabuhan, sedang dalam perjalanan menuju pesawat lain yang sebelumnya melaporkan adanya "masalah bau" di kabin.

Suara Panik ATC Sebelum Tragedi LaGuardia
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Rebecca Liquori, seorang penumpang yang terbang dari Montreal, menceritakan pengalamannya yang mengerikan. Ia merasakan guncangan hebat saat pesawat mendarat, diikuti pendaratan yang sangat kasar. "Semua orang merasakan pesawat terguncang, dan kami mendengar pilot berusaha mengerem keras untuk menghindari sesuatu," tuturnya kepada media. Beberapa saat setelah suara rem, terdengar "ledakan yang sangat keras" yang membuat semua orang terlempar dari kursi. Liquori menggambarkan kepanikan di mana penumpang saling membantu meluncur keluar dari sayap pesawat. "Saya bersyukur masih hidup," ujarnya, tak menyangka penerbangan rutinnya akan berakhir dengan tragedi.

Insiden yang terjadi pada Minggu dini hari, sekitar pukul 02.40 waktu setempat, tidak hanya merenggut nyawa kedua pilot, tetapi juga melukai 41 orang. Beberapa korban dilaporkan mengalami cedera serius dan harus dilarikan ke rumah sakit. Salah satu pilot yang gugur telah diidentifikasi sebagai Antoine Forest, 30 tahun, dari Quebec, Kanada, sementara identitas pilot kedua belum dirilis. Bran Bedford dari Administrasi Penerbangan Federal (FAA) menyampaikan duka mendalam, menyebutnya "tragedi yang sangat menyedihkan" bagi dua pemuda di awal karier mereka.

Penumpang lain, Jack Cabot, menggambarkan pendaratan yang awalnya normal berubah menjadi "kekacauan total" setelah pesawat menabrak sesuatu. "Semua orang bersembunyi dan berteriak," kenangnya. Sebuah laporan mengejutkan menyebutkan seorang pramugari ditemukan selamat, masih terikat di kursinya, setelah terlempar melalui lubang di lantai pesawat akibat benturan. Meskipun mengalami cedera serius, kondisinya dilaporkan tidak mengancam jiwa.

Kepanikan juga dirasakan oleh Katie Rojas, 26, yang pesawatnya siap lepas landas menuju Chicago di landasan pacu yang sama. "Ini menakutkan. Anda tidak pernah tahu apakah itu bisa saja salah satu dari kita," ujarnya. Sementara sebagian besar korban luka telah dipulangkan, dua petugas pemadam kebakaran yang berada di truk masih menjalani perawatan intensif. Leo Medina, 23, yang berada di pesawat lain hanya sekitar 100 meter dari lokasi kejadian, merasakan guncangan dahsyat. "Rasanya seperti pesawat terbelah dua," katanya, menggambarkan kengerian yang ia saksikan. Akibat insiden ini, Bandara LaGuardia ditutup hingga Senin siang, menyebabkan penundaan dan pembatalan ratusan penerbangan. Menteri Transportasi AS, Sean Duffy, menyoroti pentingnya sabuk pengaman setelah mengunjungi lokasi, menegaskan bahwa "sabuk pengaman memang menyelamatkan nyawa."

Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, menyebutnya sebagai "tabrakan tragis" dan mengapresiasi respons cepat petugas darurat yang berhasil menyelamatkan banyak nyawa. Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) segera memulai penyelidikan komprehensif. Ketua NTSB, Jennifer Homendy, menyatakan timnya telah tiba di lokasi tak lama setelah kejadian dan telah menyelesaikan inspeksi awal. Mereka kini fokus menganalisis perekam suara kokpit dan perekam data penerbangan, yang untungnya ditemukan dalam kondisi baik. Homendy menambahkan, area kejadian dipenuhi "sejumlah besar puing" yang harus didokumentasikan sebagai bukti, dan landasan pacu akan tetap ditutup selama proses investigasi. Para pemimpin dunia, termasuk Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden AS Donald Trump, turut menyampaikan belasungkawa atas insiden "mengerikan" ini.

Tragedi ini sontak memicu kekacauan perjalanan udara di LaGuardia, salah satu bandara tersibuk di Amerika Serikat, mengakibatkan ratusan penerbangan tertunda dan dibatalkan. Ini adalah insiden fatal pertama di bandara tersebut dalam lebih dari 34 tahun. Kecelakaan ini juga terjadi di tengah periode penuh tantangan bagi sektor penerbangan AS, yang sempat menghadapi isu kekurangan staf di Administrasi Keamanan Transportasi (TSA). Seluruh komunitas penerbangan kini menanti hasil penyelidikan NTSB untuk memahami secara menyeluruh penyebab di balik tabrakan mematikan ini dan mencegah terulangnya kejadian serupa.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Taktik Trump Terbongkar Iran

24-03-2026 - 21.45

Trump Dialog Iran Netanyahu Ungkap Janji Besar

24-03-2026 - 21.30

Kekejaman Tak Terpikirkan Kapibara Jadi Korban

24-03-2026 - 21.15

Klaim Damai Trump Iran Bersikeras Tidak Ada

24-03-2026 - 21.00

Timur Tengah Memanas Koalisi Baru Siap Gempur Iran

24-03-2026 - 18.45

Terungkap Sosok Incaran Trump untuk Pimpin Iran

24-03-2026 - 18.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.