Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Jurnalis Rusia Terluka Parah di Lebanon Saat Liputan
Trending Indonesia

Jurnalis Rusia Terluka Parah di Lebanon Saat Liputan

GunawatiBy Gunawati19-03-2026 - 23.15Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Jurnalis Rusia Terluka Parah di Lebanon Saat Liputan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Dua jurnalis dari saluran televisi Rusia, RT, mengalami luka-luka serius ketika sedang meliput serangan rudal Israel di wilayah Lebanon. Koresponden bernama Steve Sweeney dan juru kameranya menjadi korban ledakan rudal yang diluncurkan Israel. Internationalmedia.co.id – News melaporkan insiden ini.

Insiden tragis ini terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, saat Sweeney dan timnya tengah melakukan reportase lapangan. Dalam sebuah rekaman video yang beredar, terlihat jelas Sweeney berada sangat dekat dengan lokasi hantaman rudal Israel di Lebanon. Baik Al Jazeera maupun Anadolu Agency turut mengonfirmasi kejadian ini. RT melalui saluran Telegramnya mengumumkan bahwa korespondennya, Steve Sweeney, dan juru kameranya kini sedang menjalani perawatan medis akibat luka-luka yang disebabkan oleh pecahan peluru.

Jurnalis Rusia Terluka Parah di Lebanon Saat Liputan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pihak RT secara tegas menyatakan, mengutip keterangan dari juru kameranya, bahwa Israel diduga sengaja menargetkan para jurnalis yang berada di sebuah jembatan di Lebanon selatan. Mereka menekankan bahwa semua jurnalis yang bertugas saat itu mengenakan rompi pers yang sangat mudah dikenali, seharusnya memberikan perlindungan dari penargetan.

Kementerian Luar Negeri Rusia, melalui juru bicaranya Maria Zakharova, segera angkat bicara mengenai serangan terhadap dua warga negaranya tersebut. Zakharova mendesak organisasi internasional untuk memberikan perhatian serius terhadap insiden ini. "Mengingat telah terjadi pembunuhan terhadap 200 jurnalis di Gaza, peristiwa hari ini tidak bisa lagi disebut sebagai kecelakaan," tulis Zakharova di Telegram, menegaskan kekhawatiran serius Moskow.

Ia menambahkan bahwa roket Israel menghantam tepat di lokasi di mana kedua jurnalis tersebut sedang menjalankan tugas peliputan. "Kami sangat menantikan reaksi konkret dari organisasi internasional terkait insiden yang tidak dapat diterima ini," pungkas Zakharova.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Ponsel Dilarang Total di Sekolah Polandia

19-03-2026 - 23.45

F-35 AS Mendarat Darurat Iran Jadi Sorotan

19-03-2026 - 23.30

Timur Tengah Bergolak Iran Balas Serangan

19-03-2026 - 23.00

Teluk Bergetar Iran Balas Serangan

19-03-2026 - 21.45

Trump Tak Tahu Serangan Israel Ladang Gas Iran Terancam Hancur

19-03-2026 - 21.30

Iran Geger Tiga Pejabat Penting Tewas

19-03-2026 - 21.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.