Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Macron Berupaya Redakan Iran Beri Jawaban Pedas
Trending Indonesia

Macron Berupaya Redakan Iran Beri Jawaban Pedas

GunawatiBy Gunawati19-03-2026 - 16.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Macron Berupaya Redakan Iran Beri Jawaban Pedas
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Presiden Prancis Emmanuel Macron baru-baru ini mendesak jeda serangan terhadap infrastruktur sipil di Timur Tengah, menyusul serangkaian serangan udara yang saling berbalas yang menghantam ladang gas di Iran dan Qatar. Namun, seruan diplomatik ini langsung disambut dengan respons tajam dan menohok dari Iran, yang menuduh Macron menunjukkan kemunafikan.

Macron mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam setelah berdialog dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Emir Qatar. Melalui cuitan di akun X-nya pada Kamis (19/3/2026), Macron menyatakan, "Saya baru saja berbicara dengan Emir Qatar dan Presiden Trump menyusul serangan yang menghantam lokasi produksi gas di Iran dan Qatar hari ini." Ia menambahkan, "Demi kepentingan bersama, moratorium serangan yang menargetkan infrastruktur sipil, khususnya infrastruktur energi dan air, harus segera diterapkan."

Macron Berupaya Redakan Iran Beri Jawaban Pedas
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Namun, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, tidak tinggal diam. Ia segera menanggapi cuitan Macron dengan kritik pedas. Araghchi menyoroti bahwa Macron belum pernah mengeluarkan satu kata pun kecaman terhadap "perang Israel-AS di Iran" atau ketika Israel meledakkan penyimpanan bahan bakar di Teheran, yang menyebabkan jutaan warga terpapar zat beracun. "Kekhawatiran yang dia tunjukkan saat ini bukan karena serangan Israel terhadap fasilitas gas kita, melainkan karena aksi balasan yang kami lancarkan. Sebuah kemunafikan yang menyedihkan!" tulis Araghchi, seperti dilansir Al Jazeera.

Eskalasi ketegangan ini berpangkal setelah Iran melancarkan serangan balasan terhadap sejumlah fasilitas dan ladang gas negara-negara Teluk. Langkah ini diambil menyusul serangan sebelumnya oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap ladang gas Iran di Pars Selatan, yang memicu kerusakan signifikan.

Di Qatar, fasilitas gas di Kota Industri Ras Laffan dilaporkan dilanda kebakaran hebat. Kementerian Dalam Negeri Qatar mengumumkan bahwa tim pertahanan sipil sedang berupaya memadamkan api. Meski demikian, tidak ada laporan korban luka. Sementara itu, Uni Emirat Arab (UEA) juga mengutuk keras serangan Iran terhadap fasilitas gas Habshan dan ladang Bab, menggambarkan insiden tersebut sebagai "eskalasi berbahaya dan pelanggaran prinsip-prinsip hukum internasional."

Situasi pada 19 Maret 2026 ini menyoroti dinamika yang sangat volatil di kawasan Timur Tengah, di mana upaya diplomatik untuk meredakan konflik justru disambut dengan respons yang memperlihatkan dalamnya rasa tidak percaya dan sejarah konflik yang kompleks antarnegara.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Serangan Iran Berbalik Arah Riyadh Tak Akan Gentar

19-03-2026 - 18.45

Miliarder Pilot Jet Kembali Pimpin Thailand Siapa Dia Sebenarnya

19-03-2026 - 18.30

Putin Berduka Ketegangan Memuncak

19-03-2026 - 18.15

Terungkap Kisah Pilu Kakak Adik di Colorado

19-03-2026 - 18.00

Trump Salah Hitung Terbesar Perang Iran

19-03-2026 - 16.45

Pejabat Tinggi AS Mundur FBI Selidiki Kebocoran Rahasia

19-03-2026 - 16.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.