Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Target Utama Iran Kini Netanyahu
Trending Indonesia

Target Utama Iran Kini Netanyahu

GunawatiBy Gunawati15-03-2026 - 16.15Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Target Utama Iran Kini Netanyahu
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Teheran. Garda Revolusi Iran (IRGC) secara terang-terangan menyatakan akan memburu dan membunuh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, jika ia masih hidup. Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi konflik bersenjata antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat yang semakin memanas.

"Jika penjahat pembunuh anak ini masih hidup, kami akan terus mengejar dan membunuhnya dengan kekuatan penuh," demikian bunyi ancaman dari IRGC yang dimuat di situs resmi mereka, Sepah News, seperti dilaporkan AFP pada Minggu (15/3/2026).

Target Utama Iran Kini Netanyahu
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Ancaman ini tidak lepas dari spekulasi mengenai keberadaan Netanyahu yang sempat menjadi sorotan publik. Sebelumnya, beberapa laporan, termasuk dari NDTV, menyoroti video Netanyahu pada 13 Maret yang menimbulkan kecurigaan. Dalam video tersebut, Netanyahu tampak memiliki enam jari di salah satu tangannya, memicu dugaan kuat bahwa video itu telah dimanipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI). Netanyahu sendiri sempat ‘menghilang’ dari pandangan publik di tengah serangkaian serangan balasan Iran.

Konflik ini memuncak setelah Israel dan AS melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari 2026, yang mengakibatkan tewasnya pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ali Khamenei. Iran membalas dengan gencar, menargetkan Israel, pangkalan militer AS di berbagai negara Teluk, dan bahkan menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran vital dunia.

Netanyahu akhirnya kembali muncul pada Jumat (13/3/2026), tampil di hadapan publik melalui tautan video, berdiri di antara dua bendera Israel. Dilansir Reuters, ia menyatakan bahwa Iran "tidak lagi sama" setelah hampir dua minggu dibombardir. Netanyahu juga mengklaim Garda Revolusi dan pasukan paramiliter Basij Iran telah menderita kerugian besar. Ia bersumpah akan terus menyerang Hizbullah Lebanon sebagai respons atas serangan kelompok tersebut pada Senin (2/3) sebelumnya. Namun, ketika ditanya mengenai langkah spesifik Israel terhadap Iran dan Hizbullah, Netanyahu menolak memberikan rincian.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Penyelundupan Vape Singapura Terbongkar Miliaran Rupiah

15-03-2026 - 18.00

Merekam Rudal Iran Turis Inggris Terancam Penjara

15-03-2026 - 16.00

Trump Klaim Iran Lemah Kini Minta Bantuan Dunia

15-03-2026 - 12.30

Anak Gadis Kim Jong Un Kembali Disorot Dunia

15-03-2026 - 12.15

Swiss Tolak AS di Langitnya

15-03-2026 - 12.00

Pemikir Besar Dunia Tutup Buku

15-03-2026 - 10.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.