Internationalmedia.co.id – News – Sebuah insiden tragis menimpa militer Amerika Serikat di Irak bagian barat, di mana sebuah pesawat militer dilaporkan jatuh dan menewaskan sedikitnya empat awaknya. Upaya penyelamatan intensif masih terus dilakukan untuk mencari dua awak lainnya yang nasibnya belum diketahui hingga berita ini diturunkan.
Pesawat nahas tersebut teridentifikasi sebagai jenis KC-135, sebuah pesawat pengisian bahan bakar udara, yang jatuh pada Kamis (12/3) waktu setempat. Komando Pusat AS (CENTCOM), yang bertanggung jawab atas operasi militer di Timur Tengah, mengonfirmasi bahwa dari enam awak yang berada di dalam pesawat, empat di antaranya telah dipastikan meninggal dunia.

CENTCOM secara tegas menyatakan bahwa kecelakaan ini bukan disebabkan oleh tembakan musuh maupun ‘friendly fire’. Insiden ini melibatkan pesawat militer lain yang jenisnya tidak disebutkan, namun pesawat kedua tersebut berhasil mendarat dengan selamat. Peristiwa tragis ini terjadi di "wilayah udara sekutu" saat Operation Epic Fury sedang berlangsung, sebuah operasi gabungan AS dan Israel melawan Iran yang dimulai sejak 28 Februari lalu. AS diketahui memiliki aset militer dan pasukan yang ditempatkan di pangkalan-pangkalan di Irak.
Identitas para korban tewas belum diumumkan ke publik, menunggu pemberitahuan resmi kepada keluarga terdekat. Militer AS sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti insiden ini. "Situasi seputar insiden tersebut sedang diselidiki. Namun, jatuhnya pesawat tersebut bukan karena tembakan musuh atau friendly fire," demikian pernyataan CENTCOM, seperti dikutip internationalmedia.co.id pada Jumat (13/3/2026). Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab di balik tragedi udara yang merenggut empat nyawa prajurit AS ini.

