Internationalmedia.co.id – News melaporkan, militer Israel mengklaim telah berhasil menewaskan Hussein Moukalled, individu yang disebut sebagai kepala dinas intelijen Hizbullah, dalam sebuah serangan yang menyasar Beirut, Lebanon. Serangan ini disebut sebagai respons atas keterlibatan kelompok Hizbullah dalam serangkaian aksi militer baru-baru ini.
Dilansir dari Al Arabiya, insiden yang menewaskan Moukalled terjadi pada hari Minggu di Beirut, saat pasukan Israel terlibat baku tembak dengan kelompok bersenjata Lebanon tersebut. Militer Israel, melalui pernyataan resminya pada hari Senin, secara tegas mengkonfirmasi. "IDF kini mengkonfirmasi bahwa dalam serangan tepat sasaran di Beirut tadi malam (Minggu), teroris Hussein Moukalled, yang menjabat sebagai kepala markas intelijen Hizbullah, telah dilenyapkan," bunyi pernyataan tersebut.

Sebelumnya, jurnalis AFP yang berada di Beirut melaporkan adanya beberapa ledakan keras yang mengguncang ibu kota Lebanon pada Senin pagi waktu setempat. Kejadian ini bersamaan dengan pengumuman militer Israel bahwa pasukannya "mulai menyerang target-target organisasi teroris Hizbullah di seluruh Lebanon." Serangan balasan Israel tersebut dipicu oleh peluncuran rudal dan drone dari wilayah Lebanon. Ini menandai serangan pertama yang diklaim oleh Hizbullah sejak kesepakatan gencatan senjata diberlakukan beberapa waktu lalu, menyusul periode konflik yang intens antara kedua belah pihak.
Pada hari yang sama, militer Israel juga merilis pernyataan tambahan, mengumumkan bahwa pasukannya telah "secara tepat menyerang" sejumlah anggota senior Hizbullah di wilayah Beirut, serta melancarkan serangan lain di wilayah selatan Lebanon.

