Sebuah gelombang ledakan dahsyat dilaporkan mengguncang ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Minggu pagi, menyusul peringatan dini mengenai potensi serangan rudal balistik. Internationalmedia.co.id – News mengabarkan, insiden ini segera memicu imbauan agar warga segera mencari perlindungan.
Peringatan mendesak tersebut, yang dikeluarkan oleh administrasi militer kota Kyiv sesaat sebelum pukul 04.00 pagi waktu setempat (02.00 GMT), secara spesifik mendesak seluruh penduduk untuk segera berlindung. Tak lama berselang, para jurnalis dari kantor berita AFP yang berada di Kyiv mengonfirmasi mendengar serangkaian ledakan keras.

Dalam sebuah pernyataan, administrasi militer kota Kyiv menegaskan, "Perhatian! Peringatan udara telah diumumkan di Kyiv karena ancaman musuh yang menggunakan senjata balistik." Mereka mendesak warga untuk tetap berada di tempat perlindungan hingga peringatan tersebut dicabut. Bersamaan dengan itu, otoritas regional juga melaporkan bahwa unit pertahanan udara sedang aktif mencegat drone yang terdeteksi di wilayah Kyiv yang lebih luas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan langsung mengenai korban jiwa akibat insiden tersebut. Pihak berwenang juga kembali mengingatkan warga sipil untuk tidak merekam atau memposting gambar maupun video aktivitas militer yang sedang berlangsung, demi keamanan dan kelancaran operasi.
Kyiv, yang merupakan target rutin serangan rudal dan drone Rusia sejak dimulainya invasi skala penuh pada Februari 2022, telah menghadapi gelombang serangan malam hari dalam beberapa pekan terakhir. Intensifikasi ini sejalan dengan strategi Moskow untuk menargetkan infrastruktur energi dan militer Ukraina selama musim dingin.

