Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Kuba Terisolasi Maskapai Besar Mundur
Trending Indonesia

Kuba Terisolasi Maskapai Besar Mundur

GunawatiBy Gunawati10-02-2026 - 10.00Tidak ada komentar3 Mins Read2 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Kuba Terisolasi Maskapai Besar Mundur
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Maskapai penerbangan raksasa Kanada, Air Canada, secara mengejutkan mengumumkan penangguhan seluruh operasional penerbangan menuju Kuba. Keputusan drastis ini diambil menyusul krisis kelangkaan bahan bakar penerbangan yang melanda negara kepulauan tersebut, menciptakan ketidakpastian operasional yang signifikan. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, langkah ini merupakan respons langsung terhadap peringatan dari otoritas Kuba mengenai ketidakmampuan bandara-bandara mereka untuk menyediakan bahan bakar bagi pesawat internasional.

Dalam keterangannya yang dikutip oleh Al-Jazeera, Air Canada menjelaskan bahwa keputusan tersebut didasari oleh "ketidakandalan pasokan bahan bakar penerbangan di bandara-bandara Kuba." Peringatan resmi dari pemerintah Kuba mengindikasikan bahwa mulai tanggal 10 Februari, pasokan bahan bakar penerbangan jenis Jet A1 diperkirakan tidak akan tersedia secara komersial di seluruh bandara di pulau itu. Situasi ini diperparah dengan Pemberitahuan kepada Misi Udara (NOTAM) yang dikeluarkan Bandara Internasional Jose Marti Havana pada Minggu lalu, yang secara eksplisit menyatakan "bahan bakar Jet A1 tidak akan tersedia" mulai Selasa pukul 5 pagi (10:00 GMT) hingga 11 Maret.

Kuba Terisolasi Maskapai Besar Mundur
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menyikapi kondisi darurat ini, Air Canada menegaskan prioritas utamanya adalah keselamatan dan pemulangan sekitar 3.000 penumpangnya yang saat ini berada di Kuba. Maskapai berencana mengoperasikan penerbangan kosong ke selatan dalam beberapa hari ke depan untuk menjemput dan membawa pulang para pelanggan tersebut. Untuk penerbangan yang masih tersisa sebelum penangguhan penuh, Air Canada akan mengambil langkah antisipatif dengan membawa bahan bakar ekstra dan, jika diperlukan, akan melakukan pemberhentian teknis di negara ketiga untuk mengisi ulang bahan bakar dalam perjalanan pulang.

Sebelumnya, Air Canada melayani rata-rata 16 penerbangan mingguan ke empat destinasi di Kuba. Namun, penerbangan musiman menuju Holguin dan Santa Clara kini telah dibatalkan sepenuhnya. Sementara itu, rute ke Varadero dan Cayo Coco, yang biasanya beroperasi sepanjang tahun, diperkirakan baru akan kembali dibuka pada 1 Mei mendatang, menunggu kondisi pasokan bahan bakar membaik.

Dampak dari krisis ini tidak hanya terbatas pada Air Canada. Diperkirakan sembilan bandara internasional di Kuba, termasuk hub utama seperti Havana, Varadero, Santa Clara, Holguin, Santiago de Cuba, dan Cayo Coco, akan terpengaruh signifikan karena ketidakmampuan pesawat untuk mengisi bahan bakar di lokasi. Sebagai bagian dari upaya penghematan bahan bakar yang lebih luas, pemerintah Kuba juga telah mengumumkan penutupan sementara beberapa hotel dengan tingkat hunian rendah.

Krisis bahan bakar di Kuba bukanlah hal baru; sebelumnya, banyak maskapai telah mengadopsi strategi mengisi bahan bakar di negara ketiga terdekat seperti Panama, Bahama, Republik Dominika, atau Amerika Serikat. Menariknya, hingga Senin pagi, sebagian besar penerbangan ke Havana masih terlihat beroperasi tepat waktu. Maskapai-maskapai besar AS seperti American Airlines, Southwest Airlines, dan Delta Air Lines menyatakan bahwa mereka tetap melanjutkan penerbangan ke Kuba dan belum mengalami dampak operasional. Mereka menegaskan bahwa pesawat yang menuju Kuba telah dibekali dengan bahan bakar yang cukup untuk perjalanan pulang-pergi, sehingga tidak perlu mengisi ulang di pulau tersebut.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Beirut Utara Geger Ledakan Misterius

26-03-2026 - 03.45

Mencekam Rudal Iran Hantam Dekat Tel Aviv

26-03-2026 - 03.30

AS Terkejut Iran Tolak Negosiasi Ini Alasannya

26-03-2026 - 03.15

AS Desak Iran Menyerah Ancaman Serangan Dahsyat

26-03-2026 - 03.00

AS Tawarkan Gencatan Senjata Lalu Serang Iran

25-03-2026 - 23.45

Israel Bersumpah Buru Dalang Rudal Iran

25-03-2026 - 23.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.