Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Saksi Kunci Skandal Epstein Akankah Buka Mulut
Trending Indonesia

Saksi Kunci Skandal Epstein Akankah Buka Mulut

GunawatiBy Gunawati09-02-2026 - 21.15Tidak ada komentar2 Mins Read2 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Saksi Kunci Skandal Epstein Akankah Buka Mulut
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Washington — Sorotan tajam kembali mengarah pada skandal Jeffrey Epstein. Ghislaine Maxwell, sosok sentral dalam jaringan kejahatan seks mendiang miliarder tersebut, dijadwalkan menghadapi Komite Pengawasan DPR Amerika Serikat pada Senin (9/2). Sesi tanya jawab tertutup ini, seperti dilaporkan Internationalmedia.co.id – News, diharapkan dapat menguak tabir di balik lingkaran gelap yang menyeret nama-nama besar.

Maxwell, yang saat ini menjalani hukuman 20 tahun penjara atas perannya dalam perdagangan anak perempuan untuk Epstein, akan menjawab rentetan pertanyaan dari balik jeruji besi melalui tautan video. Interogasi ini berlangsung menyusul terungkapnya jutaan halaman dokumen terkait Epstein pada akhir Januari lalu, yang telah menyeret sejumlah pemimpin politik dan bisnis ke dalam pusaran skandal, bahkan memaksa beberapa di antaranya mundur dari jabatannya.

Saksi Kunci Skandal Epstein Akankah Buka Mulut
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Komite Pengawasan DPR AS, yang kini didominasi Partai Republik, secara aktif menyelidiki jaringan hubungan Epstein dengan figur-figur berpengaruh serta bagaimana penanganan informasi mengenai tindak kejahatannya. Namun, ada keraguan besar apakah Maxwell akan memberikan keterangan signifikan. Tim pengacaranya telah menegaskan bahwa kliennya akan menggunakan hak Amandemen Kelima Konstitusi AS untuk menolak memberikan kesaksian yang dapat memberatkan dirinya sendiri, mengingat penolakan parlemen untuk memberikan kekebalan hukum.

Mengingat sejarah kasus Epstein, di mana ia pernah divonis bersalah pada tahun 2008 atas dakwaan menyediakan anak di bawah umur untuk prostitusi namun hanya menerima hukuman ringan dan dibebaskan pada 2009, desakan untuk kejelasan semakin kuat. Epstein kembali ditahan pada 2019, namun ditemukan tewas di sel tahanannya di New York saat menunggu persidangan kasus perdagangan seks anak. Kematiannya, yang secara resmi dinyatakan sebagai bunuh diri, hingga kini masih memicu gelombang spekulasi dan teori konspirasi.

Skandal Epstein telah menjadi isu politik yang sangat sensitif secara global, mengingat jaringannya yang luas dengan individu-individu terkaya dan paling berpengaruh di dunia. Meskipun sesi dengan Maxwell akan berlangsung tertutup, anggota DPR dari Partai Demokrat, Ro Khanna, telah secara terbuka mengungkapkan jenis pertanyaan yang ingin ia ajukan—terlepas dari kemungkinan Maxwell menolak menjawab. Pertanyaan-pertanyaan tersebut mencakup hubungan antara mantan Presiden Donald Trump dengan Epstein dan Maxwell, serta identitas "empat rekan konspirator" dan 25 pria lain yang diduga melakukan penganiayaan seksual terhadap anak di bawah umur di pulau pribadi Epstein. Hingga saat ini, Trump, yang pernah memiliki hubungan dekat dengan Epstein, belum dipanggil untuk bersaksi dan belum dituduh melakukan pelanggaran kriminal terkait aktivitas Epstein.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Beirut Utara Geger Ledakan Misterius

26-03-2026 - 03.45

Mencekam Rudal Iran Hantam Dekat Tel Aviv

26-03-2026 - 03.30

AS Terkejut Iran Tolak Negosiasi Ini Alasannya

26-03-2026 - 03.15

AS Desak Iran Menyerah Ancaman Serangan Dahsyat

26-03-2026 - 03.00

AS Tawarkan Gencatan Senjata Lalu Serang Iran

25-03-2026 - 23.45

Israel Bersumpah Buru Dalang Rudal Iran

25-03-2026 - 23.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.