Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Rahasia di Balik Berita Internasional Hari Ini
Trending Indonesia

Rahasia di Balik Berita Internasional Hari Ini

GunawatiBy Gunawati29-01-2026 - 21.00Tidak ada komentar3 Mins Read2 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rahasia di Balik Berita Internasional Hari Ini
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketegangan geopolitik kembali memuncak di panggung global, dengan peringatan keras dari Hizbullah kepada Amerika Serikat terkait potensi agresi terhadap Iran. Di tengah ancaman konflik regional, sejumlah peristiwa penting lainnya juga menarik perhatian dunia. Internationalmedia.co.id – News merangkum lima berita terpopuler yang mendominasi pemberitaan internasional hari ini, Kamis (29/1/2026), dari ancaman terorisme hingga tragedi kemanusiaan.

Hizbullah Ingatkan AS: Serangan ke Iran Picu ‘Letusan Gunung Berapi’ Regional

Rahasia di Balik Berita Internasional Hari Ini
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Seorang pejabat senior Hizbullah di Lebanon, Nawaf al-Moussawi, Kepala bidang Perbatasan dan Sumber Daya, mengeluarkan peringatan serius kepada Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa setiap tindakan agresi militer terhadap Iran dapat memicu "letusan gunung berapi" di kawasan tersebut, berpotensi menyeret wilayah tersebut ke dalam konflik yang lebih luas. Pernyataan ini disampaikan pada Rabu (28/1) malam waktu setempat, sebagaimana dilaporkan oleh media Iran, Press TV. Al-Moussawi menekankan bahwa potensi aksi militer AS bisa jadi berasal dari kesalahan perhitungan yang fatal, dengan konsekuensi yang tak terbayangkan.

Uni Eropa Bersiap Masukkan Garda Revolusi Iran ke Daftar Teroris

Sementara itu, di Eropa, para menteri luar negeri Uni Eropa tengah bersiap untuk mengambil langkah signifikan dengan memasukkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) ke dalam daftar organisasi teroris. Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kalla, menyatakan bahwa tindakan keras IRGC terhadap demonstrasi massal di Iran menjadi pemicu utama keputusan ini. "Jika Anda bertindak sebagai teroris, Anda juga harus diperlakukan sebagai teroris," tegas Kalla kepada wartawan di Brussels, Belgia, seperti dikutip AFP, Kamis (29/1/2026). Langkah ini akan menempatkan IRGC sejajar dengan kelompok ekstremis seperti al-Qaeda dan ISIS.

China Eksekusi Mati 11 Pelaku Jaringan Penipuan Myanmar

Dari Asia, China telah mengeksekusi mati 11 individu yang terlibat dalam jaringan penipuan (scam) online yang beroperasi dari Myanmar. Di antara mereka adalah "anggota-anggota kunci" dari geng kriminal yang bertanggung jawab atas industri ilegal bernilai miliaran dolar ini. Pusat-pusat penipuan di wilayah perbatasan Myanmar ini seringkali dikelola oleh warga asing, termasuk banyak warga negara China, yang dilaporkan diperdagangkan dan dipaksa untuk melakukan penipuan daring. Tindakan keras ini menunjukkan komitmen China dalam memerangi kejahatan transnasional.

Pesawat Pembawa Anggota Parlemen Kolombia Jatuh, Seluruh Penumpang Tewas

Tragedi udara melanda Kolombia ketika sebuah pesawat bermesin ganda yang membawa 15 orang, termasuk seorang anggota parlemen Kolombia, jatuh di daerah pegunungan dekat perbatasan Venezuela. Seluruh penumpang dan awak, berjumlah 13 penumpang dan 2 awak, dinyatakan tewas dalam peristiwa nahas tersebut. Pesawat yang dioperasikan oleh maskapai negara Satena ini lepas landas dari Cucuta dan kehilangan kontak sesaat sebelum dijadwalkan mendarat di Ocana pada Rabu (28/1) siang, lapor AFP, Kamis (29/1/2026). Pihak berwenang di Bogota telah mengonfirmasi tidak ada korban selamat.

Hamas Siap Serahkan Pemerintahan Gaza ke Komite Teknokrat Palestina

Di Timur Tengah, kelompok Hamas mengumumkan kesiapannya untuk menyerahkan kendali pemerintahan Gaza kepada komite teknokrat Palestina. Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, menyatakan bahwa "protokol telah disiapkan, berkas telah lengkap, dan komite telah dibentuk" untuk memastikan transfer pemerintahan yang lengkap di Jalur Gaza kepada Komite Nasional untuk Pemerintahan Gaza (NCAG) yang beranggotakan 15 orang. NCAG sendiri merupakan tim teknokrat Palestina yang dibentuk sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata yang disponsori AS, berlaku sejak 10 Oktober lalu. Hamas juga mendesak agar perlintasan perbatasan Rafah segera dibuka kembali sepenuhnya dalam beberapa hari ke depan, menurut laporan AFP, Kamis (29/1/2026).

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Iran Minta Warga Jauhi Lokasi Ini Bahaya Mengintai

27-03-2026 - 18.00

Israel Batalkan Target Penting Iran Ada Apa Dibaliknya

27-03-2026 - 16.45

Daftar Maut Pejabat Iran Bocor ke Publik

27-03-2026 - 16.30

AS Siapkan Pasukan Besar ke Timur Tengah Sinyal Invasi Iran

27-03-2026 - 16.15

Iran Ancam Hotel Timur Tengah Ini Alasannya

27-03-2026 - 16.00

Anwar Ungkap Kabar Baik dari Hormuz

27-03-2026 - 12.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.