Sebuah insiden mengejutkan mengguncang kawasan pegunungan di barat laut Italia, ketika sebuah kereta gantung mengalami kecelakaan yang mengakibatkan empat orang terluka dan sekitar seratus lainnya sempat terjebak di ketinggian. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, peristiwa ini terjadi pada kereta gantung Macugnaga yang melayani rute menuju Moro Pass, sebuah lokasi populer di ketinggian 2.800 meter dekat perbatasan Swiss.
Pihak berwenang dan dinas pemadam kebakaran menjelaskan, kecelakaan melibatkan dua kabin yang menabrak struktur stasiun atas dan bawah. Tiga dari lima belas penumpang di kabin atas mengalami luka-luka, sementara seorang operator di stasiun bawah juga menjadi korban. Beruntung, juru bicara layanan penyelamatan Alpen menegaskan bahwa tidak ada korban yang mengalami luka parah.

Meskipun demikian, insiden ini sempat membuat sekitar 100 orang yang berada di puncak gunung terjebak. Proses evakuasi yang melibatkan helikopter berhasil menuntaskan penyelamatan seluruh penumpang sekitar tiga jam setelah kecelakaan terjadi pada pukul 11.30 pagi waktu setempat.
Filippo Besozzi, administrator perusahaan yang mengelola fasilitas tersebut, menjelaskan kepada kantor berita ANSA bahwa masalah teknis menjadi pemicu utama. Kereta gantung gagal melambat dengan semestinya saat memasuki stasiun, yang menyebabkan tabrakan dengan pembatas. Korban luka paling serius dilaporkan adalah seorang pria berusia 59 tahun yang mengalami cedera pada lengannya. Besozzi juga menambahkan bahwa kereta gantung tersebut, yang baru direnovasi pada tahun 2023, tidak mengalami kerusakan signifikan namun kini sedang menjalani pemeriksaan menyeluruh.
Insiden ini terjadi di tengah puncak musim ski, saat ribuan warga Italia dan wisatawan memadati pegunungan untuk menikmati liburan Natal dan Tahun Baru. Kejadian ini juga kembali mengingatkan pada tragedi Mei 2021, ketika 14 orang tewas dalam kecelakaan kereta gantung di Gunung Mottarone, Italia utara, setelah kabelnya putus. Hanya seorang bocah laki-laki Israel berusia lima tahun yang selamat dari insiden mengerikan tersebut.
