International Media

Selasa, 29 November 2022

Selasa, 29 November 2022

Yayasan Sosial Abdihusada Utama Gelar Operasi Katarak Gratis ke-23 untuk Warga Kurang Mampu

Para pengurus dan pasien berfoto bersama.

SURABAYA—Yayasan Sosial Abdihusada Utama memiliki Klinik Abdihusada Utama yang memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis untuk warga kurang mampu. 

Sejak tahun 2012 hingga 31 September 2022, Klinik Abdihusada Utama telah dikunjungi 130.142 pasien.

Sedangkan operasi katarak gratis telah diselenggarakan dengan mengoperasi 1.474 mata pasien.

Para pengurus berfoto bersama.

        Yayasan Sosial Abdihusada Utama menargetkan selama setahun dapat mengoperasi penderita katarak sebanyak 1.000 mata pasien tak mampu.

        Pada 22 Oktober 2022, Yayasan Sosial Abdihusada Utama bekerja sama dengan [email protected], kembali menggelar operasi katarak gratis ke-23, diikuti 114 pasien tak mampu.

        Ketua Yayasan Sosial Abdihusada Utama Wahjudi Gatot mengatakan, pada Sabtu (22/10), sebanyak 58 pasien katarak yang telah menjalani operasi. 

Sebagian pasien telah dioperasi.

        “Sedangkan tahap kedua, diikuti 56 pasien dan menjalani operasi katarak pada 12 November 2022 di [email protected],” jelas Wahjudi Gatot.

        Direktur Klinik Mata [email protected] Novri Susanti mengatakan seluruh pasien menjalani operasi katarak dengan mesin operasi Phaco Emulsifikasi yang cepat dan hasil optimal, sehingga meningkatkan kualitas hidup pasien.

“Operasi katarak membutuhkan waktu 10 sampai 15 menit. Namun sebelumnya, pasien diperiksa tekanan bola mata, tekanan darah dan gula darah,” imbuh Novri.

Pasien siap menuju ruang operasi.

        Mesti (64 Th) asal Mojokerto, menderita katarak sejak setahun. Ia bersyukur telah menjalani operasi katarak gratis yang diselenggarakan Yayasan Sosial Abdihusada Utama. “Saya mengucapkan terima kasih,” ucapnya.

        Indah Kurnia, anggota DPR RI Komisi XI yang turut hadir memberi dukungan kepada para pasien penderita katarak.

Pasien menjalani operasi. 

        Hadir pula para pengurus Yayasan Sosial Abdihusada Utama, pengurus Masjid Cheng Hoo Surabaya, Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya, dan Ketua Yayasan Bhakti Persatuan Hermawan Santoso. vivi

Sukris Priatmo

Komentar