International Media

Jumat, 30 September 2022

Jumat, 30 September 2022

Yayasan Min Nan Bandung Rayakan Mid Autumn Festival

Warga Yayasan Min Nan berfoto bersama.

BANDUNG—Pengurus Yayasan Min Nan Bandung, Sabtu (10/9) lalu menyelenggarakan Jamuan Makan Malam Mid Autumn Festival secara sederhana di kantor sekretariat mereka di Bandung.  

Meski wabah telah mereda, semua orang masih sangat berhati-hati dan mematuhi protokol kesehatan dengan mengenakan masker untuk berkumpul bersama.

Yang Han Ping memperkenalkan instruktur senam Tai Chi.

Para warga Min Nan sudah lama tidak bertemu,  semuanya merasa gembira karena bisa berkumpul bersama lagi.

Wakil Ketua Gan Yu Kun menyampaikan dalam sambutan pembukaan, menyambut dan berterima kasih kepada warga Min Nan karena telah datang ke acara tersebut. Dia pun mengucapkan selamat Mid Autumn Festival kepada warga.

Warga perempuan Min Nan menyanyikan lagu “Ai Ping Cai Hui Ying”.

Ketua Yayasan Min Nan Bandung Yang Han Ping menyatakan Mid Autumn Festival adalah salah satu perayaan kelompok etnis Tionghoa yang bermakna reuni keluarga. Yang biasanya dirayakan setiap tahun.

Malam itu, semua warga dapat hadir mengikuti reuni keluarga besar Min Nan yang pertama kali dilakukan semenjak meredanya pandemic Covid-19. Dapat dikatakan ini adalah berkah bagi semua orang.

“Mari kita berdoa bersama agar pandemi Covid-19 benar-benar berakhir. Agar berbagai kegiatan Yayasan Min Nan Bandung termasuk membantu warga Min Nan atau kegiatan sosial dapat berlanjut seperti biasa. Terakhir, saya berharap semua warga memperoleh keberkahan dari Tuhan. Sehat dan berbahagia,” ujarnya.

Ketua Pembina Yayasan Min Nan Chen Di Peng menjelaskan kondisi aktuil, tantangan dan kebutuhan Yayasan Min Nan saat ini.

Pengurus Yayasan Min Nan berfoto bersama.

Semua warga diharapkan dapat melakukan yang terbaik, bekerja sama dalam segala hal, bekerja sama satu sama lain dan berkomunikasi satu sama lain. Sehingga kegiatan Yayasan Min Nan terus berkembang dari hari ke hari.

Kemudian dia mengajukan beberapa saran, diharapkan semua pihak memikirkannya baik-baik. Jika mungkin dilakukan maka akan bermanfaat pada Yayasan Min Nan. Kemudian mendiskusikan strategi yang sesuai.

Inovasi terobosan ini tidak bisa dilakukan oleh satu orang saja. Melainkan harus dicapai melalui upaya kolektif dan kerjasama untuk mengatasi segala kesulitan.

Terakhir, dia mengatakan, bekerja bersama adalah jiwa Yayasan Min Na. Dan semuanya didasarkan pada kepentingan warga.

Warga Min Nan diharapkan akan mencintai Min Nan seperti sebelumnya.

Selain itu juga melindungi dan mengembangkan Yayasan Min Nan yang diperoleh dengan susah payah. Sehingga menjadi cahaya komunitas Tionghoa Indonesia. idn/din

Sukris Priatmo

Komentar

Baca juga