International Media

Minggu, 2 Oktober 2022

Minggu, 2 Oktober 2022

Yayasan Laut Selatan Jakarta Rayakan Hari Lahir Dewi Mazu dan Pilih Lochu Baru

Pengurus Yayasan Laut Selatan Jakarta berfoto bersama.

JAKARTA—Pengurus dan anggota Yayasan Laut Selatan Jakarta, Sabtu (23/4) lalu menyelenggarakan perayaan hari lahir Dewi Mazu dan memilih Lochu baru di kantor secretariat mereka. 

Ketua Yayasan Laut Selatan Jakarta Xiao Shi Ping, Wakil Ketua Huang Liang Yi, Ketua Pembina Usin Sumbadji, Ketua Kehormatan Li Hui Zhen, Ketua Dewan Pengawas Zhou Zhi Yong, Sekjen Tang Yun, Wasekjen Guo Shu Jiong, Bendahara Yang Guan Lian, Dharma Wanita Lin Li Fen, Bidang Seni Budaya Liu Tong Huo dan istri, Bidang Pendidikan Zhu Yin Nong, Ketua Lochu saat ini Wang Chun Guang, dan Ketua Perkumpulan Hainan Padang Xing Fu Yun hadir dalam acara tersebut.

Wang Chun Guang (kiri satu) berfoto bersama Usin Sumbadji, Li Qi Hui, Xiao Shi Ping seusai terpilih sebagai Ketua Lochu baru.

Usin Sumbadji memimpin upacara perayaan ulang tahun Dewi Mazu. Semua yang hadir memohon agar Dewi Mazu memberkati kita semua dengan keselamatan dan kesehatan, serta kegiatan yayasan berjalan dengan lancar.

Setelah melakukan ritual Ciam Si untuk meminta petunjuk kepada Dewi Mazu. Akhirnya memperoleh persetujuan Dewi Mazu, Wang Chunguang kembali menjadi Ketua Lochu.

Selepas sembahyang, warga Hainan makan siang bersama di kantor sekretariat. Ini adalah pertemuan pertama yang dihadiri banyak orang sejak merebaknya pandemi Covid-19 dua tahun lalu. Warga makan sambil berbincang dan suasana amat harmonis.

Suasana saat para pengurus Yayasan Laut Selatan Jakarta melakukan prosesi sembahyang.

Dewi Mazu adalah dewa laut dalam mitologi Tiongkok kuno, juga dikenal dengan sebutan Tian Ji, Tian Hou, Tianshang Shengmu, Ma Niang dan lainnya.  Dewi Mazu adalah dewi yang dipuja tukang perahu, pelaut, pengelana, pedagang dan nelayan dari generasi ke generasi. Dewi Mazu, sebelumnya dikenal sebagai Lin Moniang, lahir pada tanggal 23 bulan ketiga penanggalan Imlek tahun pertama Song Jianlong (960) di Pulau Meizhou di Putian.

Saat ini, ada puluhan ribu kuil Mazu di 47 negara dan wilayah di seluruh dunia yang terpisah dari kuil leluhur Meizhou, dan lebih dari 300 juta orang percaya pada Dewi Mazu. harry/din

Sukris Priatmo

Komentar

Baca juga