Workshop Wanita Permabudhi Membangun UMKM Menuju Indonesia Maju

Dirjen Bimas Buddha Caliadi dan Ritha Helena berfoto bersama tokoh yang menerima plakat.

JAKARTA–Dalam rangka meningkatkan kualitas SDM dalam masa Pandemi Covid-19, Pemberdayaan Wanita Permabudhi mengadakan berbagai macam kegiatan workshop, dimulai dari November tahun 2020 sampai nanti.

Workshop yang mengangkat tema “Wanita Permabudhi Membangun UMKM Menuju Indonesia Maju” itu diadakan dengan tujuan membantu Pemerintah dalam menciptakan wirausahawan baru guna menciptakan lapangan kerja baru.

“Kami berupaya untuk membantu pemulihan ekonomi melalui pengembangan UMKM berbasis ekonomi kreatif. Munculnya kegiatan ekonomi baru, dapat menjadi nilai tambah untuk meningkatkan ekonomi keluarga yang akan berkontribusi pada upaya pemulihan stabilitas perekonomian Indonesia sehingga diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional menuju Indonesia Maju,” ujar Ritha Helena selaku Penggagas sekaligus Ketua Penyelenggara Workshop Wanita Permabudhi, dalam siaran tertulisnya, Minggu (7/3).

Dirjen Bimas Buddha Caliadi berfoto bersama panitia dan tokoh lainnya.

Untuk workshop pertama dilangsungkan Sabtu, 21 November 2020. dengan narasumber dr. Eddy Kristianto yang  memberikan materi pembuatan coocking oil dan moringa tea, dan Indah Subagia memberikan materi pembuatan puding art.

          Workshop kedua pada Sabtu, 2 Maret 2021, menghadirkan narasumber, dr. Eddy Kristianto yang menjelaskan bagaimana membuat sabun kecantikan dari daun kelor karena daun kelor yang memiliki nutrisi sangat bagus.

          Kemudian Jerry Darmawan, memberikan materi tentang perizinan berusaha.

          Lalu workshop ketiga dilangsungkan Sabtu, 6 Maret 2021 yang membahas mengenai Eco Enzyem dengan narasumber Jhony memberikan materi manfaat dari Eco Enzyme dan Junny Leong yang memberikan pratek langsung untuk pembuatan Eco Enzyme.

         

Dalam setiap harinya jumlah sampah di Indonesia terus bertambah, menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Indonesia menghasilkan sedikitnya 64 juta ton sampah setiap tahunnya.

          Terlebih lagi dalam situasi Pandemi seperti ini membuat tumpukan sampah di Indonesia menjadi lebih banyak lagi, karena meningkatnya limbah medis seperti masker dan meningkatnya pembelian barang secara online yang menghasilkan lebih banyak sampah terutama sampah plastik, menurut data di Tahun 2020 Indonesia menghasilakan sampah mencapai 67,8 juta ton.

          Dalam mengatasi masalah tersebut menuju Indonesia bersih dari Sampah, perlu peran dari seluruh lapisan masyarakat dalam mengurangi sampah yang dihasilkan, salah satu cara yaitu dengan mengolah sampah atau limbah menjadi Eco Enzyme.

Salah satu kegiatan workshop.

         

Dalam workshop kali ini dihadiri oleh Dirjen Bimas Buddha Kemenag Caliadi dan isteri serta Ketua Wanita Buddha Indonesia (WBI) Lucy Salim.

          “Kami berterima kasih atas kehadiran dan dukungan dari Bapak Dirjen Bimas Buddha Kemenenag beserta Ibu yang telah hadir dan mendukung acara ini,” ujar Ritha Helena. ***

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp