International Media

Selasa, 29 November 2022

Selasa, 29 November 2022

Waskita Beton Targetkan Pendapatan Tumbuh 17%

JAKARTA – PT Waskita Beton Prescast Tbk (WSBP) menargetkan pertumbuhan pendapatan usaha atau revenue 15%-17% per tahun selama lima tahun ke depan. Perseroan menargetkan bisa meraup pertumbuhan double digit.

“Manajemen WSBP menargetkan rata-rata pertumbuhan pendapatan usaha atau revenue sebesar 15%– 17% per tahun,” ATA President Direktur WSBP FX Poerbayu Ratsunu.

Dikatakan Poerbayu, berkomitmen untuk menjadikan perseroan melakukan integrasi bisnis beton dari hulu hingga hilir, dengan menjalankan kegiatan operasi di bidang quarry, readymix, dan precast sehingga meningkatkan daya saing perusahaan di pasar. Selain itu, WSBP juga ingin menjadikan konstruksi serta modular sebagai lini bisnis utama perusahaan yang masih sangat berhubungan dengan lini bisnis beton terintegrasi sebagai katalis perseroan dalam mencapai keberlanjutan.

Poerbayu mengatakan, ke depan WSBP akan menjadi one stop solution di industri beton terintegrasi, konstruksi dan modular serta peralatan pendukung sesuai kebutuhan pelanggan. Lalu, membangun tata kelola yang baik dengan menerapkan etika dan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku dalam setiap proses bisnis perusahaan.

Menurutnya strategi yang akan dijalankan dalam transformasi berfokus pada peningkatan operasi dari sisi internal perusahaan, menciptakan competitiveness dan brand intelligence serta mengembangkan teknologi dan digitalisasi perusahaan. Per 30 September 2022, WSBP kantongi kontrak baru Rp1,15 triliun.

”Perolehan ini berasal dari proyek infrastruktur Grup Waskita Karya sebesar 76%, sedangkan sebesar 24% berasal dari pasar BUMN, pemerintah, dan swasta,” kata Direktur Operasi Waskita Beton Precast (WSBP), Sugiharto.

Sepanjang semester pertama, Waskita Beton Precast membukukan pendapatan usaha Rp744 miliar atau tumbuh 81% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan itu ditopang seluruh lini bisnis WSBP yang pulih pasca-pandemi.***

Vitus DP

Komentar