Warga Pedalaman di Lebak Sambut Positif Pembangunan Jembatan Gantung

Masyarakat pedalaman Kabupaten Lebak, Banten menyambut positif pembangunan jembatan gantung yang berlokasi di Desa Sukamulya Kecamatan Cibeber sudah rampung dan bisa dilintasi kendaraan roda dua.

LEBAK- Masyarakat pedalaman Kabupaten Lebak, Banten menyambut positif pembangunan jembatan gantung di Desa Sukamulya, Kecamatan Cibeber, yang sudah rampung dan bisa dilintasi kendaraan roda dua.
“Kami merasa terbantu jembatan gantung permanen yang dibangun melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Chandra Asri Petrochemical,Tbk itu,” kata Sekertaris Desa Sukamulya, Ardaya saat peresmian jembatan itu di Lebak, kemarin.

Pembangunan jembatan gantung Gelegar Besi Curug Bandung yang menghubungkan Kecamatan Cibeber dan Bayah di pedalaman Kabupaten Lebak dapat membuka desa terisolasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengakui masyarakat setempat membutuhkan jembatan permanen sebagai akses jalan alternatif untuk mempermudah menerima pelayanan kesehatan, pendidikan, perekonomian dari pusat kota Kecamatan Cibeber dan Bayah.
Ia mengakui infrastuktur Desa Sukamulya cukup buruk dan tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat karena topografinya perbukitan dan pegunungan, sedangkan apabila pembangunan infrastuktur dibebankan ke desa melalui Dana Desa (DD) hal itu tentunya pihaknya tidak mampu merealisasikannya.
“Kami sangat bersyukur adanya kepedulian PT Chandra Asri Petrochemical,Tbk yang membangun jembatan gantung Gelegar Besi Curug Bandung melalui CSR,” katanya.
Ia menyebut desa setempat berpenduduk 900 kepala keluarga (KK) dan kategori keluarga prasejahtera 1 yang mendapatkan bantuan pemerintah sekitar 350 KK.
Penyebab meningkatnya keluarga prasejahtera 1 itu akibat buruknya infrastuktur. Hasil komoditas pertanian dan perkebunan tidak laku dijual ke pasar karena tingginya biaya transportasi.
Selain itu,  masyarakat setempat jika harus melakukan persalinan maupun sakit parah terpaksa dilarikan ke puskesmas dengan digotong menggunakan “samping”. Bahkan, dari 900 KK itu sekitar 70 persen warganya hanya tamatan Sekolah Dasar (SD).
“Kami optimistis dengan beroperasi jembatan gantung Gelegar Besi Curug Bandung dapat meningkatkan kesejahteraan dan terbebas desa terisolir,” katanya.
Vice President of Corporate Relations and Sustainability PT Chandra Asri Petrochemical, Edi Rifai mengharapkan jembatan gantung itu membuat warga setempat terbebas dari keterisoliran dan akses ekonomi menjadi lebih baik.
PT Chandra Asri Petrochemical ke depan secara bertahap memprioritaskan pembangunan jembatan, bahkan tahun ini direalisasikan empat jembatan gantung dan dua di antaranya di Lebak.
“Kami minta warga dapat merawat dan memelihara jembatan itu agar bertahan lama,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Lebak, Maman Suparman mengapresiasi pembangunan jembatan gantung Gelegar Besi Curug Bandung yang dibangun oleh CSR PT Chandra Asri Petrochemical melalui relawan kampung.
Pembangunan jembatan gantung itu tentu sebagai urat nadi perekonomian masyarakat padesaan.
Saat ini, pemerintah daerah tidak memiliki anggaran cukup jika difokuskan pembangunan jembatan, sebab Lebak memiliki 800 jembatan.
“Kami merasa bersyukur adanya CSR PT Chandra Asri Petrochemical yang membangun jembatan gantung itu dapat meningkatkan kesejahteraan warga Lebak,” katanya. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp