Warga Padati Pasar Baru Bandung

Warga berjubel memadati Pasar Baru Bandung berburu baju lebaran.

BANDUNG- Ribuan warga menjejali Pasar Baru Trade Center Kota Bandung, Minggu (2/5). Para pembeli berdesak-desakan berburu aneka komoditas untuk menyemarakan Lebaran 1442 H.

Pantauan di lokasi, kerumunan terlihat sejak memasuki Jalan Otto Iskandar Dinata. Warga berlalu lalang di antara antrean kendaraan yang hendak mencari tempat menepi untuk masuk ke Pasar Baru.

Kepadatan warga juga terlihat di lantai satu Pasar Baru. Sejumlah warga yang tak mengenakan masker dengan benar, terus diimbau oleh petugas keamanan yang mengingatkan protokol kesehatan melalui pengeras suara.

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Baru, Iwan Suhermawan mengatakan, kerumunan warga tak bisa dihindari. Kendati begitu, ia menekankan kepada setiap pedagang yang tergabung dalam asosiasi untuk setidaknya menyediakan hand sanitizer dan patuh memakai masker.

“Kami dari himpunan pedagang juga mendapatkan imbauan dari pengelola untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Dan tetap harus memakai masker dan menyediakan tempat cuci tangan. Kita menyadari memang sangat sulit untuk menghindari kerumunan, tetapi pengunjung juga selalu diingatkan petugas,” kata Iwan saat dihubungi, Minggu (2/5).

Kendati demikian,Iwan menuturkan relaksasi yang diberikan Pemkot Bandung tahun ini memberikan peluang lebih leluasa bagi pedagang untuk menggerakan sendi-sendi perekonomian. Pasalnya, tahun lalu kegiatan perdagangan di Pasar Baru mati suri mengingat ditutupnya JalanOtista agar warga tak berkerumun.

“Tahun kemarin ada 60 persen pedagang yang tutup. Sekarang yang tutup 50 persen. Berarti ada penambahan yang mulai usaha kembali,” katanya.

Meski warga berjubel, dikatakan Iwan hanya barang-barang tertentu seperti baju koko, dan fesyen trendi seperti jeans dan kaos yang ramai diburu pembeli. “Pedagang tas dan sepatu juga belum, baju seragam dan oleh-oleh haji juga belum banyak yang buka. Ya karena sekolah belum bisa tatap muka dan berangkat ke Mekkah untuk haji juga belum bisa,” ujarnya. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp