Warga Jakarta Diminta Bersiap Hadapi Potensi Banjir dalam Seminggu ke Depan

Inilah potret banjir besar yang pernah terjadi di Jakarta pada Februari 2021

JAKARTA – Warga DKI Jakarta diminta bersiap menghadapi potensi munculnya banjir di wilayah Ibu Kota dalam seminggu ke depan seiring munculnya beberapa faktor pemicu fenomena cuaca ekstrem,  seperti Madden Julian Oscilliaton (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kevin.

Deputi Bidang Meteorologi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geogisika (BMKG), Guswanto, mengatakan, ketiga fenomena di atas berperan dalam meningkatkan pertumbuhan awan hujan. Ketiganya akan aktif di wilayah Indonesia dalam seminggu ke depan.

“MJO, gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin adalah fenomena dinamika atmosfer yang mengindikasikan adanya potensi pertumbuhan awan hujan dalam skala yang luas di sekitar wilayah aktif yang dilewatinya,” kata Guswanto.

Selain itu, suhu muka laut juga terpantau masih hangat, sehingga ini mendukung peningkatan suplai uap air sebagai sumber pembentukan awan-awan hujan.

Berdasarkan kondisi yang ada, maka BMKG mengatakan adanya potensi hujan lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk DKI Jakarta.

Hujan lebat tersebut akan terjadi pada periode 14 hingga 20 September 2021. Fenomena ini berdampak pada timbulnya bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, atau tanah longsor. DKI Jakarta dan provinsi di sekitarnya, seperti Banten dan Jawa Barat, masuk dalam level siaga banjir dan tanah longsor.

 BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode sepekan ke depan (hujan secara sporadis, lebat, dan durasi singkat, disertai petir dan angin kencang, bahkan hujan es)”.

 “(Ini) berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung, terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi,” tulis BMKG di akun Instagram resminya.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp