Warga Berharap Pemkab Tangerang Segera Perbaiki Jl Tanjung Burung

Jl Raya Tanjung Burung di Teluknaga, Kabupaten Tangerang, masih longsor sejak pekan lalu.

KAB.TANGERANG-  Jl Raya Tanjung Burung di Teluknaga, Kabupaten Tangerang, masih longsor sejak pekan lalu. Kendaraan tidak bisa lewat jalan utama ini. Warga setempat berharap jalan tersebut segera diperbaiki.

“Harapannya ya agar segera diperbaiki agar akses jalan dan ekonomi yang kerja segala macam nggak terganggu. Yang jelas, minta segera lah diperbaiki oleh dinas-dinas terkait,” kata seorang warga bernama Sanudi (32), saat ditemui di lokasi, Jumat (19/3).

Sanudi ingin jalan yang longsor itu bisa segera dilintasi kembali sebelum bulan puasa tiba, sekitar sebulan lagi. Sanudi sendiri biasa menggunakan jalan tersebut untuk menunggu mobil jemputan kerja.

“Kalau bisa sebelum puasa udah rapi lagi. Dampaknya mengganggu akses jalan utama apalagi yang berkendara mobil. Biasanya pakai akses jalan itu kalau mau kerja, kalau ada mobil jemputan, keganggu,” ujarnya.

Sementara warga lainnya bernama Yuyun (35), juga memiliki harapan yang sama dengan Sanudi. Yuyun yang merupakan pedagang kelontong itu terpaksa harus memindahkan lapaknya ke bawah di Jl Kampung Genteng, yang merupakan akses alternatif sementara.

“Harapannya pengen cepet-cepet diberesin biar bisa dipake jalan lagi. Kan saya dagang di atas (di lokasi) akibat longsor jadi nggak ada yang jalan ke atas terpaksa turun ke bawah,” kata Yuyun.

“Biasanya, jalan itu ramai sampai malem jam 21.00 WIB. Ramai orang pada kerja kan. Ada perusahaan fiber, ada kandang sapi, motor dan mobil gede masuk,” sambungnya.

“Biasanya, jalan itu ramai sampai malem jam 21.00 WIB. Ramai orang pada kerja kan. Ada perusahaan fiber, ada kandang sapi, motor dan mobil gede masuk,” sambungnya.

Warga lain bernama Naimi, juga ingin jalan tersebut segera diperbaiki secepatnya. Akibat longsor, kata Naimi, pengendara roda dua dan roda empat harus memutar jalan melewati Jalan Tanjung Pasir.

“Harapannya biar cepet diberesin, saya kan dagangnya di situ (pinggir jalan lokasi longsor). Biar cepet. Namanya mobil masuk kan jadinya keganggu yang kerja apa. Ini kan jalanan ramai orang, yang sekolah dan yang kerja pada lewat sini jalan utama. Sekarang dialihkan lewat jalur Tanjung Pasir, kan jauh, ini kan Desa Tanjung Burung,” ucapnya.

Naimi merupakan warga setempat yang berjualan umpan pancingan ikan di pinggir jalan lokasi longsor. Dia juga terpaksa harus memindahkan dagangannya ke jalan yang tidak jauh dari lokasi longsor. Naimi mengaku pendapatannya berkurang akibat akses jalan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.

“Saya biasanya dagang di sana seminggu Rp 1 juta, tapi kemarin habis longsor jadi Rp 250 ribu seminggu. Kan ada kolam pemancingan lewat situ. Berdampak banget lah pokoknya mah,” imbuhnya.

Sebelumnya, pihak Pemkab Tangerang menyatakan bakal segera memperbaiki masalah Jl Tanjung Burung yang longsor ini. Pada Selasa (16/3) lalu, Kepala Dinas Bina Marga dan SDA, Slamet Budhi mengatakan pembangunan akan dilakukan pada pekan lalu. Perbaikan akan dilakukan dengan cara mengecor jalan sekitar 100 meter di lokasi. Turap juga akan dibangun untuk menahan air Cisadane.

Sambil menunggu perbaikan, titik di jalan alternatif dilebarkan terlebih dahulu supaya muat dilewati mobil. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp