International Media

Minggu, 7 Agustus 2022

Minggu, 7 Agustus 2022

WALUBI – KCBI Rapat Bersama Kemendikbudristek dan Kemenag, Pastikan Kelenteng Sebagai Tempat Ibadah Agama Buddha

JAKARTA—Pada Jumat (29/7) telah berlangsung rapat pembahasan revisi buku PPKn Kelas VII Kurikulum Merdeka yang diinisiasi oleh Kepala Badan Standar, Kurikulum & Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek Anindito Aditomo, S.Psi., M.Phil., Ph.D. dan dihadiri oleh Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha Drs. Supriyadi, M.Pd; Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Madya Subdit Dasmen Buddha Paniran, S.Ag., M.Si., M.Pd.B.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Pelaksana Harian DPP Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia Eric Fernardo, S.I.P., M.Si. dan Billy Gunawan, S.M.

“Kelenteng adalah Tempat Ibadah Agama Buddha yang dibina oleh berbagai majelis – majelis Agama Buddha aliran Tri Dharma di bawah binaan Ditjen Bimas Buddha,” ungkap Eric Fernardo.

“Ditjen Bimas Buddha juga telah menerbitkan Tanda Daftar Rumah Ibadah Agama Buddha untuk berbagai Tempat Ibadah Tri Dharma Kelenteng di berbagai wilayah se-Indonesia,” tutur Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha Drs. Supriyadi, M.Pd.

Adapun satu hasil rapat Kemendikbudristek, Kementerian Agama, WALUBI – KCBI disepakati bahwa Tempat Ibadah Agama Buddha adalah Vihara, Kelenteng, Bio, Candi, Arama (She), Arama Madya (Yuan), Kuil, Cetiya.

“Selain itu kami juga menyampaikan bahwa Rohaniwan Agama Buddha adalah Bhiksu/Bhikkhu, Bhiksuni, Rinpoche, Lama, Acarya, Fashe, Qianren, Dianchuanshi, Samanera/Sramanera, Sramaneri, Pandita, Meici, Caici/Caima, dan Caikong,” tambah Eric Fernardo. ***

Sukris Priatmo

Komentar

Baca juga