Wagub Banten tak Divaksinasi, Ternyata Pernah Positif Korona

          TANGERANG (IM)- Sejumlah kepala daerah seluruh Banten divaksinasi pertama pada hari ini, Kamis (14/1). Namun ada beberapa kepala daerah yang tidak hadir dan tidak divaksinasi. Salah satunya adalah Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy. Ternyata Andika pernah positif Korona atau Covid-19.

           Informasi soal Andika pernah terpapar Covid -19 ini disampaikan Kadinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti. Andika memang salah satu orang yang pernah positif. Namun, selain wakil gubernur, ada juga kepala daerah lain yaitu Wali Kota Cilegon, Wakil Wali Kota Cilegon dan Bupati Lebak yang tidak divaksinasi dengan alasan medis.

           “Wakil gubernur itu penyintas, beberapa bulan lalu (positif) saya sudah lupa persisnya,” kata Ati kepada wartawan di Tangerang, Banten, Kamis (14/1).

           Seseorang yang pernah positif, menurut Ati, tidak divaksinasi karena memiliki antibodi. Selain itu, prioritas vaksin Sinovac juga diperuntukkan bagi yang belum pernah terpapar virus.

           “Tapi kan ini prioritas bagi yang belum pernah positif Covid, karena vaksin terbatas, kan yang sudah pernah positif punya antibodi,” ucap Ati menjelaskan.

           Selain wakil gubernur, ada juga Wakil Wali Kota Cilegon, Ratu Ati Marliati yang pernah dinyatakan positif. Sedangkan Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi berusia di atas 60 tahun.

           Kepala daerah yang juga tidak divaksin di Banten adalah Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya karena alasan medis. Jatah vaksin pertama untuk bupati ini digantikan oleh wakilnya Ade Sumardi. “Bupati Lebak kondisi kesehatannya tidak memenuhi syarat untuk dilakukan vaksin diganti wakil bupati,” ujar Ati.

           Selain itu, Ati melanjutkan, Gubernur Wahidin Halim yang tidak divaksinasi hari ini akan mendapatkan vaksin Pfizer karena usia di atas 60 tahun. Vaksin ini paling tidak bisa diterima oleh Pemprov Banten sekitar April 2020.

           “Gubernur, insyaallah (divaksinasi) Pfizer, rencananya pemerintah pusat memberi di tahap tiga dan empat. Rencananya bulan April,” ucap Ati. ● pra

Mika Urip

Mika Urip

Tulis Komentar

WhatsApp