Vihara Rumah Suci Rayakan HUT Cai Shen Ye Secara Virtual

Thai Laoshe Willy Sim bersama panitia dan relawan Vihara Rumah Suci.

SURABAYA—Pengurus Vihara Rumah Suci Surabaya, Minggu (7/3) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Cai Shen Ye secara virtual melalui kanal Youtube Vihara Rumah Suci.

Doa bersama secara virtual dilakukan dalam dua sesi, pukul 10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB.

Vihara Rumah Suci Surabaya berada di Jalan Genteng Sayangan Surabaya banyak dikunjungi umat tak hanya warga Surabaya tapi juga luar kota.

Altar Dewa Rejeki.

Pelaksanaan HUT Cai Shen Ye dan HUT Vihara Rumah Suci pada tahun-tahun sebelumnya selalu ramai dihadiri hampir 2.500 umat, kini ditiadakan, karena kondisi pandemi Covid-19.

Thai Laoshe  Willy Sim Ketua Rumah Suci Surabaya dan Sanggar Suci Lawang mengatakan penyelenggaraan HUT Vihara Rumah Suci dan HUT Cai Shen Ye secara virtual untuk menghindari kerumunan.

“Seminggu sebelumnya umat beraktivitas berdoa membaca parita ke Vihara Rumah Suci. Tapi tepat di hari HUT, vihara ditutup. Seluruh umat mengikuti dari rumah masing-masing,” terang Thai Laoshe Willy Sim.

Sebelumnya, umat mengirimkan persembahan untuk Cai Shen Ye yang diserahkan kepada panitia atau relawan di Vihara Ruma Suci.  

Selanjutnya persembahan dinaikkan ke altar. Selesai acara, persembahan dikirim kembali ke rumah masing-masing umat dan pihak Vihara Rumah Suci memberikan sebungkus teh untuk diminum bersama di rumah, satu bungkus dupa isi 30 batang, selembar kertas ‘HU’ bergambar Dewa Rejeki sebagai lambang keberkahan, dan angpao untuk disimpan.

Thai Laoshe Willy Sim mengatakan persembahan untuk Dewa Rejeki ada tiga yakni  mie kering melambangkan sehat panjang usia, kue mangkok melambangkan makin berkembang rejekinya, dan kue wijan melambangkan kedudukan semakin baik.

Umat yang datang berdoa wajib mengikuti Protokol Kesehatan.

Masih penjelasan Thai Laoshe Willy Sim, kekayaan datang dari kedermawanan pada waktu lalu. Kedermawanan dibagi menjadi tiga macam yakni kedermawanan materi, kedermawanan dharma, dan kedermawanan ketidaktakutan. Makin dermawan makin kaya dan tidak melakukan perbuatan yang tidak baik.

“Dengan berdana membuahkan rejeki. Mendapatkan rejeki dari jalan yang baik,” Thai Laoshe Willy Sim yang meminta umat tidak mudah jengkel agar rejeki lancar.

Thai Laoshe Willy Sim juga membagikan lembaran ‘Jalan untuk Menjadi Kaya’ dimana banyak tindakan yang harus diketahui. Seperti 10 tindakan penyebab kemiskinan, 10 tindakan penyebab jadi kaya, 10 macam kualitas, dan mengubah nasib menjadi lebih baik yang dijelaskan Yang Aria Lama Khenpo.

Dalam Sadhi Nirmoca Sutra, Avalokitesvara Bodhisattva bertanya kepada Sang Buddha,”Bodhisattva memiliki maha welas asih dan harta tidak terhingga, kenapa masih banyak orang miskin di dunia?” Sang Buddha menjawab bahwa karma negatif umatlah yang menjadi penghalang untuk menerima. vivi

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp