International Media

Senin, 8 Agustus 2022

Senin, 8 Agustus 2022

Vaksin AstraZeneca Diklaim Cegah 93 Ribu Kematian di Indonesia 

JAKARTA(IM) — Vaksin AstraZeneca diklaim mencegah lebih dari 93 ribu kematian di Indonesia. Penilaian independen terhadap efektivitas vaksin yang dilakukan Airfinity mengungkap dari total 107,4 juta dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca yang dikirim ke Indonesia yaitu vaksin AZD1222 diperkirakan telah mencegah 93.954 kematian.

Director, PT. AstraZeneca Indonesia, Sewhan Chon menilai data terbaru ini semakin menunjukkan efektivitas vaksin dalam menyelamatkan nyawa dan melindungi masyarakat Indonesia dari efek berbahaya Covid-19.

“AstraZeneca tetap berkomitmen untuk memberikan kesempatan kepada setiap orang Indonesia untuk melindungi diri mereka sendiri dari dampak serius Covid-19, melalui vaksinasi primer dan penguat (booster),” ujar Sewhan Chon.

Sebelumnya Airfinity, sebuah perusahaan data kesehatan, mencatat periode 8 Desember 2020 hingga 8 Desember 2021 menunjukkan bahwa secara global, vaksin AZD1222 diperkirakan telah menyelamatkan lebih dari 6,3 juta jiwa. Menurut penelitian terbaru dari konsultan KPMG yang ditugaskan oleh AstraZeneca, selain berdampak pada kesehatan manusia, vaksinasi Covid-19 juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan dan terukur.

Di Indonesia, vaksinasi massal dari Januari hingga Oktober 2021 diperkirakan telah menghemat 8,1 miliar dolar AS dalam biaya perawatan kesehatan pandemi. Sejak pandemi COVID-19 dimulai, AstraZeneca dan mitra globalnya telah merilis lebih dari 3 miliar dosis vaksin ke lebih dari 180 negara. Sekitar dua pertiga dari dosis secara global telah dikirim ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah.

Vaksin AZD1222 merupakan vaksin ‘vektor virus’, dan vaksin messenger RNA (mRNA) COVID-19. Keduanya memberikan perlindungan tinggi terhadap rawat inap (91,3-92,5 persen) dan kematian (91,4-93,3 persen) setelah dua dosis tanpa memandang usia, tanpa perbedaan statistik di antaranya.

Frans Gultom

Komentar

Baca juga