International Media

Jumat, 27 Mei 2022

Jumat, 27 Mei 2022

Usai DPRD DKI Keluhkan Bau tak Sedap, Wagub Perintahkan Sungai Tebet Eco Park Dikeruk

Progres Revitalisasi Taman Tebet yang Dipamerkan Anies.

JAKARTA- DPRD DKI mengeluhkan bau tak sedap di sungai Tebet Eco Park, Jakarta Selatan. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta supaya sungai dibersihkan dari endapan sampah.
“Tentu ada langkah-langkah yang diambil ya, tentu harus dibersihkan, dikeruk sampahnya, apalagi yang berbau tidak sedap,” kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (6/4).
Riza meminta seluruh pihak melapor kepada Pemprov DKI apabila ada keluhan maupun masalah di Tebet Eco Park. Nantinya keluhan itu bakal ditangani oleh dinas terkait.
“Silakan, jadi kalau ada informasi apa pun, sampaikan. Kami ini Pemprov melayani apa saja yang disampaikan. Informasi seperti itu sampaikan saja nanti pihak Dinas Lingkungan, Dinas Taman Kota akan perbaiki,” jelasnya.
Politikus Gerindra itu menuturkan saat ini pihaknya telah melakukan penataan dan perbaikan di Taman Tebet. Dia memastikan taman yang kini berubah nama menjadi Tebet Eco Park itu segera diresmikan dalam waktu dekat ini.
“Nanti tanggalnya kita tunggu, kita akan sampaikan segera,” ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, DPRD DKI mengeluhkan bau tak sedap di sungai Tebet Eco Park, Jakarta Selatan. Padahal taman tersebut bakal diresmikan bulan ini.
Hal ini ditemukan setelah Komisi D DPRD DKI Jakarta melakukan kunjungan ke Tebet Eco Park beberapa waktu lalu. Komisi D menduga bau tak sedap lantaran aliran sungai tak hanya bersumber dari aktivitas di taman saja.
“Itu kan aliran sungai hidup, bukan cuma Eco Park saja. Jadi itu memang aliran kali umum,” kata Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah saat dimintai konfirmasi, Selasa (5/4).
Ida menyoroti masih banyaknya lumpur di sungai existing tersebut, sehingga perlu dikeruk kembali. Menurut Ida, Tebet Eco Park rencananya diresmikan bulan April ini. Untuk itu DPRD DKI meminta Dinas Sumber Daya Air mengatasi masalah itu.
“Memang sudah dangkal, jadi alirannya mengalir tapi tidak lembut banget alirannya. Itu salah satunya harus dikeruk sih. Kita sudah menanyakan itu dan jawabannya sudah ada komunikasi dengan Dinas SDA untuk menyelesaikan saluran itu,” ujarnya.
Selain itu, DPRD DKI mendesak Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta mengatasi bau di taman kota. Jangan sampai aktivitas masyarakat terganggu ketika menyambangi Taman Tebet di kemudian hari. ***

Prayan Purba

Komentar

Baca juga