Warning: unlink(C:\xampp\htdocs/wp-content/uploads/wpo/images/wpo_logo_small.png.webp): No such file or directory in C:\xampp\htdocs\wp-content\plugins\wp-optimize\vendor\rosell-dk\webp-convert\src\Convert\Converters\BaseTraits\DestinationPreparationTrait.php on line 73
Umat Buddha di Medan Doakan Cak Imin Jadi Pemimpin yang Melindungi Rakyat - International Media

International Media

Minggu, 26 Juni 2022

Minggu, 26 Juni 2022

Umat Buddha di Medan Doakan Cak Imin Jadi Pemimpin yang Melindungi Rakyat

Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Daniel Johan berfoto bersama para biksu dan tokoh di acara silaturahmi kebangsaan. (ist)

MEDAN—Ketua Umum PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menghadiri acara silaturahmi kebangsaan di Medan, Kamis (23/6).

Dalam acara tersebut Cak Imin didoakan menjadi pemimpin. Doa itu dilakukan sejumlah Biksu dari atas panggung acara.

Saat pembacaan doa, Cak Imin diberikan bendera Buddhis berwarna-warni. Sedangkan Cak Imin memberikan bendera merah putih kepada perwakilan umat Buddha.

         “Semoga Bapak Muhaimin bisa menjadi pemimpin yang melindungi segenap rakyat dan tumpah darah Indonesia tanpa membeda-bedakan,” kata Y.M. Bhiksu Aggasara Mahasthavira di acara tersebut.

         Pada kesempatan itu, Cak Imin juga didoakan agar menjadi kekuatan yang menyatukan rakyat Indonesia dan bisa menjaga kebhinekaan serta persaudaraan sesama anak bangsa.

         “Untuk itu, kami titip Indonesia kepada Bapak Muhaimin agar Indonesia menjadi negara yang maju dan menjunjung tinggi harkat dan martabat kemanusiaan dan segenap rakyatnya,” ujar para Biksu.

Cak Imin saat sambutan menyampaikan soal PKB yang lahir dari NU (Nahdlatul Ulama). Karena lahir dari NU itu, Cak Imin mengatakan PKB hadir untuk melakukan pengabdian.

         “Tidak untuk satu kelompok ataupun golongan. Tetapi diabadikan untuk seluruh kekuatan bangsa kita,” ucapnya.

         PKB merupakan partai yang ditopang berbagai agama. Tujuan dari PKB menurutnya untuk menjaga persatuan bangsa.

         “Memiliki tujuan untuk bersama-sama menjaga persatuan dalam seluruh keberagaman dan kebhinekaan yang kita miliki,” jelasnya.

         “PKB ini terbuka untuk siapapun, semua agama, semua kelompok masyarakat, mari kita bahu membahu menyukseskan Indonesia yang lebih adil, yang menjaga dan menghormati perbedaan, bhinneka tunggal ika menjadi jargon utama kita. Dan Tidak ada yang merasa lebih baik atau lebih besar dibanding yang lainnya,” imbuhnya.

         “Di Sumatera Utara ini ada anggota DPR RI dari PKB namanya pak Marwan Dasopang, asli Batak, tapi dekat juga dengan Melayu. Ada juga pak Daniel Johan, tokoh Buddhis dan banyak lagi,” terangnya.

Turut hadir pada silaturahmi kebangsaan, Ketua PD MBI (Pengurus Daerah Majelis Buddhayana Indonesia) Sumatera Utara UP, Ir Eddy Sujono, tokoh Tionghoa Sumut dr Indra Wahidin, Ketua Yayasan Marga Zhang Sumut Solihin Chandra, Ketua PC MBI Kota Medan Upa. Hasutan Kosim dan Ketua Kadin Medan Arman Chandra. ***

Sukris Priatmo

Komentar

Baca juga