Ulama Lebak Bolehkan Vaksinasi Covid-19 saat Puasa

Ilustrasi

LEBAK – Ulama Kabupaten Lebak Provinsi Banten KH Hasan Basri memperbolehkan vaksinasi selama puasa Ramadhan  demi mengendalikan penyebaran Covid-19.

“Penyuntikan vaksinasi itu tidak membatalkan orang yang melaksanakan puasa Ramadan,” kata Ketua Dewan Komisi Fatwa MUI Provinsi Banten, KH Hasan Basri di Lebak,  seperti dilansir Antara, Rabu (7/4).

Berdasarkan Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Nomor 13 tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan jika orang tengah menjalankan puasa menjalani vaksinasi sepanjang tidak menimbulkan bahaya (dharar).

Namun, menurut dia, pihaknya menyarankan lebih baik pelaksanaan vaksinasi itu dilakukan pada malam hari.  “Kami berharap vaksinasi Covid -19 dapat dilaksanakan pada malam hari dibandingkan siang hari,” katanya.

Ia mengatakan, pertimbangan saran itu, karena orang yang menjalankan ibadah puasa tentu lemas karena kondisi tubuh tidak mengkonsumsi makanan dan minuman. Selain itu juga kebanyakan orang puasa mengantuk setelah semalaman tidak tidur, karena melaksanakan makan sahur dan membaca Alquran.

Pihaknya pun meminta Dinas Kesehatan setempat dapat melaksanakan vaksinasi malam hari. “Saya kira lebih baik vaksinasi itu malam hari juga tidak mengganggu puasa yang tengah dijalankannya,” katanya.

Ia mengajak masyarakat jangan panik dan merasa ketakutan untuk menerima penyuntikan Vaksin Sinovac untuk membangun kekuatan imun tubuh agar tahan terhadap serangan virus korona. Penyuntikan vaksinasi itu relatif aman dan tidak menimbulkan efek samping. “Kami sendiri sudah dua tahap dilakukan penyuntikan vaksinasi dan tidak menimbulkan efek samping,” ujarnya.****

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp