Turki Tampil Gemilang Runtuhkan Belanda

Burak Yilmaz (kiri) dan rekannya, usai mencetak gol ke gawang Belanda. (foto ist)

Istanbul –  Timnas Turki tampil  gemilang di pembukaan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, dengan mengalahkan Belanda dengan skor 4-2 dalam laga di  Attaturk Olympic Stadium, Kamis (25/3) dinihari WIB.

            Dalam laga itu Turki bermain agresif sejak menit awal dan tak memberikan Belanda kesempatan mengembangkan permainan. Tuan rumah sudah unggul 2-0 di babak pertama,  lewat gol yang diborong Burak Yilmaz .

Memasuki babak kedua Hakan Calhanoglu menambah skor jadi 3-0, sebelum Belanda memangkas dalam selisih semenit lewat Davy Klaesen serta Luuk de Jong. Tapi, gol ketiga Yilmaz meruntuhkan semuanya

Kemenangan Turki atas Belanda tidaklah mengejutkan. Sebab Ay-Yildizlilar memang lagi panas penampilannya dan sulit dikalahkan. Ini juga memperpanjang catatan bagus Turki di kandang, yakni sekali kalah dari 13 pertandingan. Sementara Belanda malah sudah kalah tiga kali dari delapan pertandingan terbarunya di kualifikasi Piala Dunia.

Jika diperlebar, maka Turki juga cuma kalah dua kali dari sembilan pertandingan terakhirnya. Dua kekalahan itu didapat dari Hongaria di UEFA Nations League. Meski sebenarnya Turki lebih banyak serinya yakni lima kali.

Tapi, setidaknya kemenangan ini meningkatkan kepercayaan diri pemain Turki untuk bisa merebut tiket lolos ke putaran final Piala Dunia tahun depan. “Kami ingin memenangi seluruh pertandingan. Sebelum laga ini, kami bicara dengan para pemain kami dan bilang bahwa kami harus tampil sebaik mungkin, tidak boleh tidak. Saya ingin menyelamati para pemain, hasrat mereka begitu luar biasa,” ujar pelatih Turki Senol Gunes di situs resmi UEFA.

Penampilan Burak Yilmaz  menjadi perhatian dalam laga itu. Dicatat Squawka, Yilmaz tampil sempurna dengan catatan tiga attempts on goal yang seluruhnya jadi gol, lalu 100 persen umpan panjang sukses, 40 sentuhan, delapan kali memenangi duel, dan lima kali memenangi duel udara.

 Ia juga menegaskan statusnya sebagai momok Timnas Belanda. Dia total sudah bikin lima gol ke gawang Belanda, terbanyak di antara para pemain lainnya dalam 50 tahun terakhir, melewati catatan empat gol Cristiano Ronaldo.

Selain itu Yilmaz juga jadi pemain pertama setelah pesepakbola Jerman Barat Klaus Allofs yang membobol gawang Belanda tiga kali pada Piala Eropa 1980. “Saya sadar dengan tanggung jawab besar kami. Laga timnas menyatukan kami. Saya ingin berterima kasih kepada pelatih dan juga rekan-rekan. Saya sangat bangga. Malam yang begitu indah,” ujar Yilmaz di situs resmi UEFA.

Sementara di pihak Belanda, hasil ini  memperburuk catatan De Oranje bersama Frank de Boer Selain itu kekalahan ini makin memperburuk situasi De Boer sebagai pelatih Belanda. Sebab dari tujuh pertandingan awalnya, Belanda cuma menang dua kali, seri tiga kali, dan kalah dua kali.

Bahkan De Boer jadi pelatih pertama yang gagal memenangi empat pertandingan awalnya. Dua kemenangannya pun diraih atas tim-tim seperti Bosnia Herzegovina dan Polandia.

“Hasil yang sangat mengecewakan dan juga soal penampilan secara keseluruhan. Kami tahu mereka akan menyerang lewat counter attack dan lihat saja gol pertamanya. Kami harusnya bermain dengan tempo lebih tinggi, khususnya sebelum istirahat. Ketika menghadapi tim yang bertahan total, atau menekan Anda, mungkin kelihatannya Anda yang kurang  lihai atau justru kurang agresif. Tapi bukan itu masalahnya. Memang sulit mencari celah, meski kami harusnya bisa lebih cepat bermain dari sayap ke sayap,” kata ujar De Boe kepada NOS TV.

Hasil lain di Grup G ini, Gibraltar 0-3 Norwegia dan  Latvia 1-2 Montenegro. Turki sementara memimpin klasemen dengan tiga poin, Belanda di posisi terbawah. Di Grup A:,Portugal 1-0 Azerbaijan dan  Serbia 3-2 Irlandia; Grup D:
Finlandia 2-2 Bosnia Herzegovina dan  Prancis 1-1 Ukraina; Grup E: Belgia 3-1 Wales dan  Estonia 2-6 Rep. Ceko; Grup H: Siprus 0-0 Slovakia, Malta 1-3 Rusia dan  Slovenia 1-0 Kroasia. ***

Vitus Dotohendro Pangul

Vitus Dotohendro Pangul

Tulis Komentar

WhatsApp