Tugu Pamulang Dibiarkan Berdiri, Tunggu Kepastian Revitalisasi

Tugu Pamulang di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, kini ditutupi seng.

TANGSEL- Nasib Tugu Pamulang yang bentuknya menjadi polemik di masyarakat kian tak jelas. Tugu tersebut kini tampak dibiarkan berdiri begitu saja dan hanya ditutupi Seng di bagian bawahnya.

Rencana pembongkaran tugu yang sebelumnya diungkapkan Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumi dipastikan batal dengan sejumlah alasan. Pembongkaran itu dimaksudkan agar tak ada lagi polemik di masyarakat sampai nantinya direvitalisasi dan dibangun Tugu Pamulang dengan bentuk terbaru.

Namun, wacana revitalisasi dengan menghadirkan bentuk baru Tugu Pamulang belum dapat dipastikan waktu pelaksanaannya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Tranggono menjelaskan, pembongkaran dibatalkan karena Tugu Pamulang sudah tercatat sebagai aset pemerintah provinsi. Selain itu, pihaknya memastikan bahwa bentuk tugu yang berdiri saat ini sudah sesuai dengan rancangan awal pembangunan pada 2018. “Setelah kami kaji, itu kan tugu sudah selesai, sesuai dengan gambarannya dan masuk dalam aset provinsi. Kalau dibongkar berarti kan harus penghapusan aset,” ujar Tranggono .

Alasan pembatalan pembongkaran Tugu Pamulang juga sudah disampaikan kepada Andika. Sebab, wacana pembongkaran tersebut disampaikan langsung oleh Andika ketika bentuk Tugu Pamulang banyak dicibir masyarakat. “Jadi kami berpikir juga untuk optimasi, kami juga izin sampaikan ke Pak Wagub, Pak mohon izin yang ini jangan dibongkar,” ucap Tranggono.

Terlebih lagi, kata Tranggono, Pemerintah Provinsi Banten berencana melakukan revitalisasi Tugu Pamulang. Pihaknya juga menggelar sayembara desain, agar bentuk baru tugu tersebut bisa sesuai dengan keinginan masyarakat. “Jadi jangan ada dibongkar terus nanti bangun lagi. Jadinya kan mubazir itu,” kata dia.

Meski begitu, Tranggono belum dapat memastikan sayembara desain maupun revitalisasi Tugu Pamulang dapat mulai dilakukan.

Hingga kini, sayembara yang dimaksudkan untuk menampung aspirasi masyarakat terkait bentuk baru Tugu Pamulang belum bisa digelar.

Menurut Tranggono, pihaknya masih membahas mekanisme dan administrasi penyelenggaraan sayembara rancangan baru Tugu Pamulang.

“Jadi mekanisme sayembara ini kami lagi kaji. Administrasinya lagi kami siapkan. Kan harus ada panitia dan sebagainya,” ucapnya.

Sementara itu, kendala utama yang dihadapi Pemerintah Provinsi Banten untuk merevitalisasi tugu tersebut adalah belum tersedianya anggaran. ***

Prayan Purba

Prayan Purba

Tulis Komentar

WhatsApp