International Media

Minggu, 26 Juni 2022

Minggu, 26 Juni 2022

Tragis, Putra Ustadz Arrazy Berusia 3 Tahun Tewas Tertembak Pistol Polisi

Buya Arrazy berdiri memberikan penghormatan kepada jenazah putranya Hushaim Shah Wali Arrazy, Rabu 22 Juni 2022.

TUBAN – Anak kedua Ustadz Arrazy Hasyim bernama Hushaim Shah Wali Arrazy, meninggal dunia setelah terkena tembakan dari senjata api yang diduga milik polisi, Rabu (22/6).

Bocah berusia tiga tahun tersebut meninggal dunia akibat tertembak senjata api petugas kepolisian yang melakukan pengawalan melekat terhadap sang ayah.

Belum diketahui secara pasti bagaimana senjata api tersebut meletus. Informasi nahas itu terjadi saat petugas melaksanakan sholat dzuhur. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan.

Buya Arrazy Hasyim dan sang istri, Eli Ermawati pun tak kuasa menahan kesedihan atas musibah ini. Keduanya tak kuasa menahan tangis saat buah hatinya, Hushaim Shah Wali Arrazy diberangkatkan menuju lokasi pemakaman.

Informasi yang dihimpun, Hushaim diketahui meninggal dunia di rumah kakek-neneknya di Desa Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Bocah berusia 3 tahun ini sengaja ikut kedua orang tuanya yang sedang road show mengisi ceramah agama di sejumlah wilayah di Kabupaten Tuban.

Meninggalnya Hushaim ini pun menggegerkan warga sekitar. Sebab, korban diduga tertembak senjata api milik anggota kepolisian berinisial M yang ikut mengawal Buya Arrazy road show.

Kapolres Tuban AKBP Darman mengatakan, korban mengalami luka parah akibat tembakan pada bagian dagu, meski sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawa korban tidak tertolong.

“Iya terjadi kelalaian, sehingga mengakibatkan putra seorang ulama meninggal dunia. Saat itu petugas sedang salat dan senjata api diletakkan di tempat yang aman. Tetapi terjadi letusan dan mengenai dagu korban,” kata Darman.

Darman menegaskan, insiden tersebut murni kecelakaan. Tidak ada unsur kesegajaan. Meski begitu, pihaknya tetap melakukan penyelidikan. Sementara itu, jenazah almarhum langsung dimakamkan di lokasi permakaman umum Desa Palang, Kabupaten Tuban yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumah keluarga mertua Buya Arrazy. ***

Osmar Siahaan

Komentar

Baca juga