International Media

Senin, 23 Mei 2022

Senin, 23 Mei 2022

Tradisi Seba Dimulai, Ratusan Warga Baduy Jalan Kaki Temui Bupati Lebak

Orang Baduy mulai jalan kaki temui Bupati Lebak saat tradisi Seba.

LEBAK- Tradisi tahunan Seba Baduy berlangsung Jumat. Sebanyak 150 orang Baduy berangkat dari perkampungan Baduy di Desa Kanekes, Leuwidamar, Lebak, untuk mendatangi ‘Ibu Gede’ atau Bupati Lebak di Rangkasbitung.
Pantauan di Jalan Raya Leuwidamar, Jumat (6/5), ada puluhan orang Baduy dalam yang berjalan kaki pada perayaan Seba ini. Mereka berangkat sejak pukul 10.45 WIB.
Mereka terlihat menggunakan pakaian berwarna putih dan hitam serta menggunakan penutup kepala atau udeng. Mereka juga terlihat membawa tas berwarna putih berisi hasil bumi.
Sementara, orang Baduy luar dijadwalkan berangkat ke Rangkasbitung setelah salat Jumat.
“Yang Baduy dalam sudah berangkat tadi subuh-subuh. Ini yang Baduy luar masih persiapan,” kata Kepala Desa Urusan Pemerintahan, Jaro Saidjah.
Orang Baduy akan berjalan puluhan kilometer untuk bertemu pemerintah Lebak. Warga Baduy dalam diperkirakan tiba di Rangkasbitung pukul 15.00 WIB.
“Nanti istirahat dulu terus nanti lanjut lagi, kira-kira mah sampe Rangkas itu jam 15.00 WIB,” ujarnya.
Salah satu warga Cibeo, Jama, mengatakan dia berangkat dari kampungnya pada (5/5) kemarin sekitar pukul 16.00 WIB. Dia kemudian beristirahat di Kampung Kaduketug.
Hari ini, dia bersama rombongan Baduy dalam berangkat sekitar pukul 05.00 WIB tadi pagi untuk melaksanakan Seba.
“Jam 05.00 tadi pagi. Saya udah tujuh kali ikut seba. Tergantung maunya setiap tahun ganti-gantian orangnya (yang melaksanakan Seba). Kalau nggak mau nanti diganti sama orang,” kata Jama.
Menurutnya, orang Baduy akan bertemu dengan Bupati Lebak. Mereka akan bersilaturahmi dan melanjutkan perjalanan ke Serang pada esok harinya.
“Nanti langsung ke Pendopo Bupati terus ke Serang,” pungkasnya. ***

Prayan Purba

Komentar

Baca juga