Wednesday, 08 February 2023

Wednesday, 08 February 2023

Tonton Rekaman Brigadir J Masih Hidup, Arif Rachman Ngaku Dengkulnya Gemetaran

Arif Rachman Arifin.

JAKARTA – Arif Rachman Arifib, terdakwa kasus Obstruction of Justice kematian Brigadir J,  mengaku gemetaran saat melihat rekaman CCTV yang ada di Pos Satpam Kompleks Polri Duren Tiga,  yang memperlihatkan bahwa Brigadir J masih hidup.

Arif mengatakan, pasca melihat rekaman CCTB itu, dia lantas menghubungi Hendra Kurniawan menceritakan secara detil tentang isi rekaman tersebut. Saat itu, dia hanya bisa berdiam diri dan gemetar.

“Saya sebenernya enggak bisa ngomong Yang Mulia, dengkul saya ini mau berdiri dari kursi di depan rumahnya Ridwan Soplanit itu enggak bisa. Jadi keluar nelpon awal mulanya itu nelpon enggak bisa berdiri karena gemetar jadi sambil jongkok nelpon Pak Hendra. Pak hendra bilang tenang, jangan panik,” ujar Arif di persidangan, Jumat (13/1).

“Sampai demikian, orang lain yang berbuat kok saudara gemetaran?” tanya hakim.

“Takut Yang Mulia karena ada hal yang tak sesuai,” jawab Arif.

Arif menambahkan, dia takut lantaran apa yang diyakininya tentang peristiwa tembak-menembak itu ternyata berbeda hingga membuatnya kaget dan panik.

Keterangan Berbeda

Dalam persidangan, Arif sempat dicecar hakim lantaran ada keterangan yang berbeda. Keterangan Arif terkesan mengikuti perkembangan persidangan.

“Di dalam itu, sampai saat ini saudara di mana?” tanya Ketua majelis hakim, Arif di persidangan, Jumat (13/1).

“Kalau sekarang sudah pindah ke Rutan, tadinya dipatsuskan,” jawab Arif.

Menurur Arif, saat ini ia ditahan di rutan Bareskrim Polri, yang mana diakuinya dirinya bisa melihat televisi. Dia juga kerap menonton televisi yang menanyangkan persidangan Obstruction of Justice kematian Brigadir J dan pembunuhan Brigadir J.

“Sekarang bisa melihat TV Yang Mulia,” katanya.

Hakim lantas memotong perkataan Arif, karena ada keterangan berbeda dalam satu persidangan ke persidangan lainnya. Cerita Arif pun seolah mengikuti perkembangan persidangan. “Kenapa saya tanyakan itu? karena ada keterangan yangg kemudian menjadi berbeda, itu loh, ya. Di persidangan sana dia ngomong begitu, di persidangan sini, gitu. Ini kok ceritanya seperti mengikuti perkembangan persidangan, ya,” kata hakim.***

Osmar Siahaan

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media