International Media

Senin, 23 Mei 2022

Senin, 23 Mei 2022

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 179 Kilogram Kokain di Selat Sunda

TNI AL Temukan Kokain 179 Kg Mengapung di Selat Sunda.

JAKARTA (IM) – TNI Angkatan Laut menggagalkan penyelundupan 179 kilogram narkoba jenis kokain di Selat Sunda, Banten, Minggu (8/5).

 “Narkotika jenis kokain sebesar 179 kilogram dengan asumsi harga menurut BNN (Badan Narkotika Nasional) sekitar 5 sampai dengan 7 juta per gram, maka nilai total perkiraan adalah sekitar Rp 1,25 triliun,” kata Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya, Ahmadi Heri Purwono, dalam konferensi pers di Markas Koarmada I, Jakarta, Senin (9/5).

Heri menjelaskan, ratusan kilogram barang haram tersebut ditemukan oleh Tim Satgas di tengah laut saat sedang bertugas di sekitar Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (8/4), sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, Tim Satgas mencurigai adanya barang berupa empat buah bungkusan plastik berwarna hitam yang mengapung di laut.

Kemudian barang mencurigakan itu dibawa ke Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banten untuk dilakukan pemeriksaan dan berkoordinasi dengan BNN Provinsi Banten. Dari hasil pemeriksaan terungkap ternyata isinya merupakan narkoba jenis kokain.

Perwira tinggi TNI AL bintang tiga ini menyebutkan, temuan kokain tersebut merupakan salah satu modus operandi dari cara memasukan barang-barang haram ke Indonesia.

Modus tersebut yakni melempar barang dengan pelampung di perairan untuk kemudian diambil oleh anggota sindikat lainya.

“Jadi mungkin di sekitar tersebut sudah ada mungkin perahu cepat atau orang-orang yang akan mengawasi pergerakan dari barang tersebut,” ungkap Heri.

Pihaknya menduga bahwa pelaku telah mempelajari karakteristik arus di suatu selat. “Kita bisa menghitung dan ada datanya bahwa di setiap perairan Indonesia ini ada data arus pasang surut, jam sekian dia akan keluar, jam sekian dia akan masuk dengan kecepatan sekian, sehingga dengan benda sekian jam diperkirakan posisi barang tersebut bisa diketahui,” ujarnya.***

Osmar Siahaan

Komentar