Tinjau Potensi Investasi, Perhimpunan INTI Kunjungi Kabupaten Pati

Teddy Sugianto memberikan plakat Perhimpunan INTI ke Bupati Haryanto.

PATI–Ketua Umum  Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa) Teddy Sugianto bersama jajaran, Jumat (16/4) lalu mengunjungi Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

        Kunjungan INTI ke Pati ini merupakan tindak lanjut dari promosi potensi dan investasi Kabupaten Pati di Tiongkok pada November 2019 lalu.

Kala itu, Pemkab Pati mendapat undangan khusus dari Perhimpunan INTI untuk ikut ke Beijing dan Guangzhou.

        Pada kunjungan ini, Teddy Sugianto didampingi oleh Wakil Ketua Umum Budi S. Tanuwibowo, Plt. Sekjen Candra Jap, Wakil Ketua PINTI Pusat Marliana dan dr. Widiawaty Iskandar, serta Ketua INTI Jawa Tengah Gouw Andy Siswanto beserta istri Endang Setiarini Sutrisno. 

Teddy Sugianto dan Budi S Tanuwibowo berfoto bersama Bupati Haryanto.

        “Setelah melihat langsung, ternyata banyak sekali potensi investasi yang luar biasa di Pati ini. Seperti tanaman herbal, hasil perikanan, peternakan. pertanian, sepak bola dan berbagai potensi lain,” ujar Teddy.

Suasana pertemuan Teddy Sugianto dan jajaran dengan Bupati Haryanto.

        Teddy bersama jajarannya diterima Bupati Haryanto didampingi Wakil Bupati Saiful Arifin, dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu Pintu (DPMPTSP) Sugiyono di Pendopo Kabupaten Pati.

        Selanjutnya mereka menuju ke Pulau Seprapat, Kecamatan Juwana. Sebelumnya rombongan INTI bersama Wakil Bupati dan Kepala DPMPTSP menyempatkan mampir ke markas akademi sepak bola bertaraf internasional, Safin Pati Football Academy (SPFA) di Gelora Soekarno, Mojoagung, Kecamatan Trangkil.

Bupati Haryanto berfoto bersama Teddy Sugianto dan jajaran.

        Bupati Haryanto menyatakan, Pati dalam beberapa tahun terakhir membuka lebar keran investasi. Dia menyebut, banyak potensi Pati yang dapat dikembangkan, seperti perikanan, pertanian, industri, dan perdagangan.

Bupati Haryanto memberikan penjelasakan kepada Teddy Sugianto.

        Dia juga mengatakan, posisi Pati strategis lantaran berada di jalur Pantura. Kondisi itu didukung iklim investasi yang kondusif, tenaga kerja yang siap bersaing, dan UMR yang kompetitif.

        Prospek investasi daerah berpenduduk lebih dari 1,3 juta jiwa ini kian terlihat setelah Perda Pati tentang Revisi Tata Ruang Wilayah ditetapkan. Dengan perubahan itu dapat dilihat jelas wilayah yang peruntukannya industri.

Bupati Haryanto berfoto bersama Teddy Sugianto dan jajaran.

        “Kunjungan ini sangat baik. Mudah-mudahan, rekan-rekan dari Perhimpunan INTI dapat berinvestasi di Pati. Sekaligus ikut membantu mempromosikan potensi Pati ke luar daerah dan luar negeri,” katanya. ist

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp