Tim Masyarakat Tionghoa Peduli Bandung Kembali Bantu Pemkot Bandung Adakan Vaksinasi Bagi Staf Pengajar Sekolah

Hj. Siti Muntamah, S.AP menyerahkan piagam penghargaan kepada Herman Widjaja sebagai ucapan terima kasih.

BANDUNG–Masyarakat Tionghoa Peduli (MTP) Bandung dan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kota Bandung bekerjasama dengan berbagai sekolah 12-16 April lalu menyelenggarakan  vaksinasi dosis pertama di Rumah Abu Seratus Marga YDSP Bandung.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan vaksinasi kepada 4.000 orang guru TK, SD, SMP dan SMA serta pekerja lembaga pendidikan.

Selain itu juga dilakukan vaksinasi dosis kedua kepada 3.000 orang lansia berusia diatas 60 tahun.

Hj. Siti Muntamah, S.AP menyerahkan piagam penghargaan kepada dr. Junaidi sebagai ucapan terima kasih.
Hj. Siti Muntamah, S.AP menyerahkan piagam penghargaan kepada perwakilan tenaga kesehatan sebagai ucapan terima kasih.

Pada Senin (12/4) pagi, seluruh tenaga medis serta para relawan perwakilan berbagai pihak dan komunitas Tionghoa telah hadir di lokasi kegiatan. Semua kemudian bersiap di pos masing-masing.

Selanjutnya, kegiatan vaksinasi dimulai dengan pemeriksaan tekanan darah dan konsultasi sejumlah masalah kepada para guru yang sudah datang sejak pagi.

Wakil Wali Kota Yana Mulyana meninjau lokasi kegiatan dan berfoto bersama para guru.
KI-KA : Sun Zhong Yao, Kepala Desa, Herman Widjaja, Zheng Xiu Lian menyaksikan Hj. Siti Muntamah, S.AP menyerahkan piagam penghargaan kepada perwakilan relawan.

Hal tersebut dilakukan agar dapat diputuskan apakah orang tersebut memenuhi standar kesehatan untuk divaksinasi. Sehingga semuanya berjalan sesuai aturan. Pada hari pertama sebanyak 1.236 orang staf pengajar sukses divaksinasi.

Pimpinan Masyarakat Tionghoa Peduli (MTP) Bandung Herman Widjaja menyatakan wabah Covid-19 telah berdampak pada kehidupan kita.

Sehingga banyak perusahaan rugi, banyak orang kehilangan pekerjaan. Dalam kondisi hidup yang sulit ini kami bersyukur Tuhan memberikan kita kesehatan.

Herman Widjaja, Li Zhen Shan, Xiao Jiong Zhang dan istri mendampingi Hj. Siti Muntamah, S.AP meninjau lokasi kegiatan.

Terlebih berterima kasih karena banyak pengusaha, individu serta perkumpulan komunitas Tionghoa dan yayasan yang memberikan bantuan tanpa pamrih kepada Masyarakat Tionghoa Peduli (MTP) Bandung. Sehingga kami dapat melakukan kegiatan bakti sosial dengan baik.

Herman Widjaja, Dr Djoni Toat, SH,MM mendampingi Wakil Wali Kota  Yana Mulyana meninjau Museum Sejarah Etnis Tionghoa.

Termasuk membantu pemerintah kota Bandung melakukan vaksinasi demi memutus rantai virus Covid-19. Kami menyatakan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pemerintah kota Bandung. Dapat melakukan vaksinasi kepada lebih dari 7.000 orang lebih kota warga kota Bandung dan para guru. Terima kasih kepada semua pihak yang bersedia untuk divaksinasi.

Vaksinasi bukan hanya untuk diri kita namun juga untu melindungi keluarga dan orang lain. Juga merupakan sebuah tanggung jawab kepada masyarakat. Vaksinasi kepada staf pengajar hari ini agar para guru dapat mengajar kembali dengan sehat. Juga agar para siswa dapat belajar dengan tenang.

Wakil Wali Kota  Yana Mulyana dan istri serta staf tiba di lokasi kegiatan.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan istri meninjau ke lokasi kegiatan vaksinasi. Dia memuji lokasi pelaksanaan vaksinasi yang teratur.

Dia mengatakan kita semua harus mengambil kesempatan vaksinasi ini dengan sebaik-baiknya. Karena ini adalah langkah pemerintah untuk memutus rantai virus Covid-19. Juga agar semua orang menjadi sehat. Namun kita semua harus ingat, setelah divaksin bukan berarti kita menjadi manusia super dan dapat berlari kesana kemari semaunya.

Tetapi harus tetap menjaga protocol kesehatan yaitu mengenakan masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak sosial dan tidak berkerumun.

Suasana kegiatan vaksinasi.

Istri Wali Kota Bandung  Hj. Siti Muntamah, S.AP Selasa (13/4) lalu juga hadir di lokasi kegiatan sekaligus bercengkrama dengan para tenaga kesehatan. Dia menyatakan kami kembali menyatakan terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan Masyarakat Tionghoa Peduli (MTP) Bandung dan YDSP Bandung kepada pemkot Bandung. Termasuk membagikan paket cinta kasih kepada Polrestabes, rumah sakit, puskesmas serta seluruh kawasan kota Bandung. Memberikan alat pelindung diri dan vitamin dan lainnya. Juga melakukan kegiatan bedah rumah warga kurang mampu dan lainnya.

Kembali merefleksikan tim Masyarakat Tionghoa Peduli (MTP) Bandung adalah partner kerjasama Pemkot Bandung.

Untuk itu kami sungguh-sungguh menyatakan terima kasih. Sekarang, Masyarakat Tionghoa Peduli (MTP) Bandung berinisiatif bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan RS Kebon Jati untuk melakukan vaksinasi kepada ribuan orang. Demi memutus rantai virus Covid dan membantu pemkot Bandung.

Umi Siti demikian biasa dipanggil juga mengingatkan namun setelah divaksinasi bukan berarti tidak bisa terinfeksi virus. Maka untuk itu harus tetap berhati-hati  dan tetap melaksanakan 3M. Oleh sebab itu, saya meyakini dengan bantuan dan peran aktif semua pihak dalam memerangi wabah Covid-19, maka tak lama lagi Bandung akan dapat kembali menjadi kota yang indah.

Ketua Panitia Vaksinasi Dr Djoni Toat, SH, MM menyatakan kami Masyarakat Tionghoa Peduli (MTP) Bandung adalah yang terbentuk dari sejumlah komunitas Tionghoa. Kita semua seia sekata memberikan bantuan. Ditambah lagi dengan banyak pengusaha Bandung antara lain Gereja Injili Indonesia, Yayasan Harmonis, Yayasan Tri Mulia Bandung, Yayasan Bintang Mulia, PT MME, Yayasan BPK dan lainnya dan banyak lagi pihak yang tak dapat disebutkan satu persatu yang telah memberikan bantuan. Sehingga Masyarakat Tionghoa Peduli (MTP) Bandung dapat membantu lebih banyak orang yang membutuhkan. Dan melakukan lebih banyak hal bermanfaat bagi masyarakat. idn/din

Sukris Priatmo

Sukris Priatmo

Tulis Komentar

WhatsApp