International Media

Senin, 23 Mei 2022

Senin, 23 Mei 2022

Terungkap, Kelompok NII akan Gulingkan Jokowi Sebelum Pemilu 2024

Ilustrasi

JAKARTA – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menemukan bukti, dan sejumlah rencana dari kelompok Negara Islam Indonesia (NII) yang ingin menggulingkan rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebelum Pemilu 2024.

Rencana jahat itu diketahui dari pengakuan 16 tersangka teroris NII yang ditangkap detasemen berlambang burung hantu di wilayah Sumatera Barat (Sumbar).

“Barang bukti yang ditemukan juga menunjukkan sejumlah rencana yang tengah dipersiapkan oleh jaringan NII Sumatera Barat yakni upaya melengserkan pemerintah yang berdaulat sebelum tahun Pemilu 2024,” kata Kabagbanops Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar kepada awak media, Jakarta, Senin (18/4).

Diantara sekian rencana tersebut, Aswin mengungkapkan bahwa, terdapat juga potensi ancaman berupa serangan teror yang tertuang dalam wujud perintah mempersiapkan senjata tajam golok dan juga mencari para pandai besi.

“Adapun temuan alat bukti arahan persiapan golok tersebut sinkron dengan temuan barang bukti sebilah golok panjang milik salah satu tersangka,” ujar Aswin.

Aswin menyebut bahwa pihaknua menemukan sejumlah barang bukti dalam bentuk dokumen tertulis yang menunjukkan bahwa jaringan NII di Sumatra Barat memiliki visi-misi yang sama persis dengan NII Kartosuwiryo.

“Yakni mengganti ideologi Pancasila dan sistem pemerintahan Indonesia saat ini dengan syari’at Islam, sistem khilafah, dan hukum Islam,” ucap Aswin.

Diketahui sebelumnya, penangkapan yang dilakukan oleh Detasemen berlambang burung itu terjadi di dua wilayah yakni Dhamasraya dan Tanah Datar, Sumatera Barat.

“Dari 12 tersangka di wilayah Dhamasraya dan 4 tersangka di wilayah Tanah Datar,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan terpisah.

Densus 88 Antiteror Polri menyebut jumlah anggota teroris kelompok NII Negara Islam Indonesia (NII) di wilayah Sumatera Barat ada 1.125 orang.

Jumlah itu diketahui dari pernyataan 16 tersangka teroris dari kelompok NII yang ditangkap oleh polisi di Sumbar, beberapa waktu lalu.

“Terkhusus di Sumatra Barat, para tersangka yang sudah ditangkap memberikan keterangan bahwa struktur NII mereka berada pada tingkatan cabang/kecamatan/ CV (istilah NII) IV/Padang dengan anggota mencapai 1.125 anggota,” kata Aswin.

Dari jumlah tersebut, 400 orang diantaranya merupakan anggota yang bersifat aktif. Sedangkan, sisanya non-aktif namun sudah dibaiat atau sumpah setia dengan kelompok itu.

“Selebihnya non-aktif (sudah berbai’at namun belum aktif dilibatkan dalam kegiatan NII) yang sewaktu-waktu bisa diaktifkan apabila perlu,” ujar Aswin.

Menurut Aswin, NII Cabang IV/Padang terbagi dalam lima ranting/UD yang masing- masing beranggotakan sekitar 200 orang. Dari jumlah total di Sumatra Barat, 833 orang tersebar di Kabupaten Dharmasraya dan 292 orang berada di Kabupaten Tanah Datar.

Diketahui sebelumnya, penangkapan yang dilakukan oleh Detasemen berlambang burung itu terjadi di dua wilayah yakni Dhamasraya dan Tanah Datar, Sumatera Barat. “Dari 12 tersangka di wilayah Dhamasraya dan 4 tersangka di wilayah Tanah Datar,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan secara terpisah.***

Osmar Siahaan

Komentar