International Media

Kamis, 19 Mei 2022

Kamis, 19 Mei 2022

Tersangka Penusukan Dua Mahasiswa hingga Meninggal di Yogyakarta Ditangkap

Polisi tangkap satu tersangka penusukan terhadap mahasiswa di Yogyakarta.

YOGYAKARTA – Jajaran Reskrimum Polda DIY akhirnya berhasil mengungkap kasus penusukan yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia di perempatan Selokan Mataram Seturan. Satu orang berhasil diamankan dalam peristiwa tersebut.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto mengatakan,  tim gabunhan Jatransat Polda dan polres Sleman berhasil mengamankan pelaku pada Senin (9/5) sekira pukul 15.00 di Babarsari kemudian dibawa je Polda DIY untuk jalani pemeriksaan. Tersangka ditangkap kurang lebih 36 jam setelah kejadian.

“Pelaku kami amankan di Babarsari, tempatnya singgah,” ujar Yulianto, Selasa (10/5).

Yuli mengatakan, peristiwa tersebut tidak ada unsur kesukuan meski korban berasal dari luar pulau. Namun karena spontan bertemu di jalan.

Berdasarkan pemeriksaan yang mereka lakukan, pelaku selama ini tidak memiliki pekerjaan dan tinggalnya selalu berpindah-pindah. Dan di Babarsari merupakan salah satu tempat persinggahannya.

“Dia tinggal berpindah-pindah,” paparnya.

Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Ade Ary Syam Indardi SIK menuturkan,  peristiwa tersebut terjadi hari Minggu (8/5) dini hari sekira pukul 00.30 WIB. Peristiwa tersebut bermula saat kedua korban beserta 4 orang lainnYa menggunakan 3 kendaraan roda 2 melaju dari arah barat ke timur menyusuri selokan Mataram.

Rombongan korban bertemu dengan rombongan pelaku yang berjumlah sekitar 5 orang di perempatan Selokan Mataram. Saat itu kelompok pelaku berjalan dari selatan ingin melintas perempatan ke arah utara dan kelompok korban berjalan dari barat hendak ke jalan timur.

“Mereka kemudian terlibat cekcok karena tidak ada yang bersedia mengalah,” paparnya.

Setelah melewati perempatan, beberapa meter kemudian kedua kelompok berhenti. Kelompok pelaku kemudian menantang kelompok korban. Kelompok korban lantas meladeni tantangan tersebut dengan berbalik arah dan mendatangi kelompok pelaku.

Setelah itu kembali terjadi saling cekcok dan bahkan sempat saling tendang. Kemudian terjadi aksi saling kejar sehingga terjadi di aksi penusukan yang berakhir dengan pembunuhan tersebut. “Untuk sementara yang melakukan adalah YF, yang berhasil kami amankan ini. Itu berdasarkan keterangan 4 orang saksi, rekan korban semuanya,” tandasnya.***

Osmar Siahaan

Komentar

Baca juga