Terobosan Baru Pemprov DKI untuk Mudahkan warga Cari Hunian Sewa

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

JAKARTA – SIRUKIM merupakan  trobosan baru yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk mempermudah warga DKI mendapatkan hunian sewa di Jakarta.

SIRUKIM diperkenalkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan lewat akun Instagramnya Jumat (19/3).  Aplikasi berbasis mobile ini merupakan inovasi dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta.

SIRUKIM yang merupakan kepanjangan dari Sistem Perumahan dan Pemukiman, merupakan aplikasi berbasis mobile.

“Aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah warga DKI yang berminat untuk daftar pengajuan rumah susun sewa (Rusunawa),” tulis Anies di akun Instagramnya Jumat (19/3).

Dalam unggahan Anies tersebut, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta, Sarjoko,menyampaikan harapan besarnya kepada SIRUKIM.

“Kami berharap SIRUKIM ini benar-benar menjadi rumahnya seluruh warga DKI Jakarta yang membutuhkan informasi terkait perumahan dan pemukiman,” ujarnya dalam video yang diunggah Anies.

Menurut Sarjoko, keberadan SIRUKIM membuat penencarian hunian Rusunawa/Rusun Sewa semudah berbelanja online. Cukup dari handphone masyarakat sudah bisa mendapatkan informasi dan memilih hunian mana yang mereka inginkan.

Kepala Pusat Data dan Informasi Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Bahrudin menjelaskan bahwa SIRUKIM  sudah terintergrasi dengan beberapa Dinas yang ada di DKI Jakarta.

“Sistem ini sudah terintergrasi dengan beberapa Dinas, yaitu Dinas Dukcapil, Bapenda, BPKD dan Bank DKI,” tutur Bahrudin menjelaskan.

Menurutnya, SIRUKIM tak hanya berhenti sebagai sarana untuk mencari hunian sewa saja,tapi akan terus dikembangkan modul terkait pelayanan perumahan pun akan ditambah.

Bahrudin dalam unggahan Anies juga turut menjelaskan rencana terkait SIRUKIM kedepannya. Ia sudah berencana akan melakukan intergrasi lanjutan. Tak hanya dengan dinas-dinas terkait, tetapi juga dengan sistem dan aplikasi pemerintahan yang ada di DKI Jakarta. “Tentunya akan melakukan intergrasi dengan beberapa sistem yang ada di pemerintahan DKI Jakarta, seperti Jakarta Satu, Jakarta Kita, 112, DP Nol, dan sebagainya,” ujar Bahrudin.***

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp