Terkait Penjualan LKS, Disdik Panggil Kepala SDN06 Sukaresmi Cikarang

Ilustrasi

CIKARANG PUSAT (IM) – Sejumlah orang tua siswa SDN 06 Sukaresmi, Kecamatan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengeluhkan pembelian lembar kerja siswa (LKS) dari pihak sekolah. Pasalnya pada masa pandemi Covid-19 seperti ini, siswa masih belajar daring dan kondisi ekonomi mereka ikut terpuruk.

Sakah satu orang tua siswa kelas III dan kelas IV yang minta identitasnya tidak disebut mengatakan, jika harga lembar kerja siswa tersebut variatif, tergantung kelasnya yakni, antara Rp 120.000 sampai Rp sampai Rp125.000 per siswa.

Sejak anaknya kelas I hingga kelas IV sekarang ini, sambung orang tua tersebut, setiap tahunnya selalu membeli lembar kerja siswa ( LKS ) melalui gurunya.

“Sejak anak saya di kelas I hingga sekarang sudah kelas IV, setiap tahun harus beli LKS melalui gurunya,” ujarnya.

Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Adi Maryadi ketika dimintai tanggapannya terkait penjualan LKS tersebut, Selasa (16/3) mengatakan,  Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi melarang sekolah menjual LKS kepada siswa. “Laporan ini akan ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Adi Maryadi yang dihubungi kembali, Rabu (17/3) mengatakan, jika laporan tersebut sudah ditindaklanjuti.

“Laporan abang sudah ditindaklanjuti dan saya sudah komunikasi dengan pimpinan dan seksi yang lain,” imbuhnya lagi.

Ditanya terkait hasil tindak lanjut dimaksudkannya seperti apa, Adi Maryadi mengatakan, untuk lebih jelasnya agar wartawan datang saja ke Bidang GTK.

Kepala Bidang Pembinaan Guru, Tenaga Kependidikan dan Penjaminan Mutu pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Asep Permana ketika ditemui di ruangannya, Rabu (17/3) sedang ada tamu. “Lagi ada tamu, bang,” ujar salah sat stafnya.

Sumber media ini menjelaskan,  semenjak Saiful  Mikdar menjabat kepala SDN 06 Sukaresmi, setiap tahun pihak sekolah menjual LKS. Walaupun ada surat edaran larangan menjual LKS dari disdik, tidak digubris./ris

Osmar Siahaan

Osmar Siahaan

Tulis Komentar

WhatsApp